More

    Komisi II DPRD Kota Serang Gelar Ratas Dengan Disperindagkop

    Must Read

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30,...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di...

    SERANG – Komisi II DPRD Kota Serang bersama Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) menggelar Rapat Terbatas (Ratas) membahas mengenai dampak penyebaran virus Corona atau Covid-19 oleh para pedagang pasar tradisional dan pelaku UMKM.

    Anggota Komisi II DPRD Kota Serang Rizki Kurniawan mengatakan, wabah virus Corona atau Covid-19 membuat pelaku UMKM dan pedagang pasar tradisional di Kota Serang setiap harinya mengalami penurunan dari sisi pendapatan. Hal itu dikarenakan mayarakat saat ini sudah mulai mengurangi aktifitas di luar rumah guna menghindar dari virus Corona.

    Untuk mengatasi masalah tersebut pihaknya dengan sengaja melakukan Ratas. Dari hasil rapat itu pihaknya menyarankan kepada Disperindagkop Kota Serang untuk melakukan sosialisasi, fasilitasi dan advokasi kepada pelaku UMKM terkait relaksasi dan restrukturisasi kredit/ pembiayaan. Sebagai kebijakan yg telah dikeluarkan oleh OJK.

    “Melakukan sosialisasi dan edukasi kepada para pedagang pasar, pelaku UMKM beroperasi terpaksa harus beroperasi untuk menerapkan social/fisik distancing. Namun tetap mengindahkan protokol kesehatan dengan memasang westafel/tempat cuci tangan diseluruh pasar tradisional di Kota Serang,” kata Rizki saat konfirmasi melalui sambungan telepon seluler, Jumat (27/3/2020).

    Selain itu, politisi muda Partai Gerinda ini juga mendorong Disperindagkop untuk memfasilitasi para pedagang untuk bisa bertransaksi secara online dengan konsumennya. hal itu untuk menghindari kerumunan orang dengan metode jemput bola.

    Kemudian dia juga memerintahkan kepada Disperindagkop untuk melakukan pengawasan dan pemantauan ketersediaan sembako dan pangan untuk masyarakat Kota Serang. “Disperindagkop harus mengantisipasi harga sembako agar tetap stabil. Bila ada yang menimbun segera tindak tegas dan laporkan kepada pihak berwajib,” ucapnya

    Tak hanya itu, ia juga menyarankan agar Disperindagkop untuk mengkampanyekan kampanye kepada seluruh masyarakat kota Serang untuk membeli produk pelaku UMKM di kota Serang. Hal itu sebagai wujud kepedulian masyarakat kepada pelaku UMKM di kota Serang.

    “Bila dibutuhkan lakukan pergeseran anggaran Disperindagkop untuk penangan Covid 19, khususnya untuk para pelaku UMKM yang terdampak,” tutupnya. (Red)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Jadi Tempat Esek-Esek, Pemkot Serang Bakal Sulap Kepandean

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kerap dijadikan tempat esek-esek, Pasar Kepandean direncanakan bakal di tata ulang atau dijadikan tempat terbuka hijau pada...

    Puluhan Sekolah di Kota Serang Dikategorikan Belum Ramah Anak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Puluhan sekolah SMP di Kota Serang masih di dikategorikan sebagai Sekolah Ramah Anak. Pasalnya, masih banyak syarat-syarat yang belum terpenuhi dari sekolah...

    FPUIB di Polisikan, Advokat: Ada Orang Yang Benci Islam

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Warga Kota Serang berinisial H didampingi kuasa hukum dari Banten Lawyers Club (BLC) melaporkan dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) pada acara Apel...

    Diduga Deklarasi Damai Langgar Prokes, FPUIB di Polisikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Warga Kota Serang berinisial H melaporkan dugaan pelanggaran protokol kesehatan (Prokes) pada acara Apel Akbar deklarasi damai yang digelar oleh Forum Persaudaraan...

    APBD Kota Serang Tahun 2021 Defisit 75 Miliar

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Serang tahun anggaran 2021 alami defisit sebesar Rp 75,5 miliar. Demikian hal tersebut di...
    - Advertisement -
    - Advertisement -