More

    Sosialisasi Pencegahan Covid-19 Kurang Masif, Kinerja Gugus Tugas Covid-19 Dipertanyakan

    Must Read

    PSBB Banten Kembali Diperpanjang hingga Desember 2020

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Provinsi Banten kembali diperpanjang selama satu bulan penuh. Keputusan tersebut tertuang dalam...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30,...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Sekertaris Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Serang Babay Sukardi menyayangkan langkah Gugus Tugas Penanganan kasus Covid-19 yang dulu pernah dibentuk oleh Walikot Serang yang dinilai belum maksimal dalam mengedukasi masyarakat tentang cara pencegahan dan penanganan wabah dahsyat ini.

    Menurutnya, Tim Gugus Tugas Covid-19 tersebut hingga saat ini dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat belum sepenuhnya memuaskan. Hal itu lantaran masyarakat yang ada di pelosok Kota Serang belum mengetahui secara penuh apa itu Covid-19 dan pencegahannya seperti apa.

    “Edukasi mengenai apa itu Covid-19, cara pencegahan dan penanganannya jika terjangkit belum sepenuhnya disosialisasikan secara masif. Dan itu banyak dikeluhkan oleh masyarakat salah satunya di dapil saya (Kecamatan Curug-red),” kata Babay saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Kamis (2/4/2020).

    Padahal, ujar dia, Tim Gugus Tugas Covid-19 Pemkot Serang sudah lama terbentuk itu sebelum keluar SK yang baru sampai saat ini kinerjanya belum begitu memuaskan. “Lihat saja penyebaran pamflet atau brosur Covid-19 di pelosok saja belum sepenuhnya dapat, padahal anggarannya sudah ada,” ujarnya.

    Selain itu, dijelaskan Babay, cara penyemprotan desinfektan oleh Pemkot Serang mesti dirubah. Karena, penyemprotan desinfektan menggunakan kendaraan pemadam kebakaran kurang begitu efektif dan terbilang pemborosan.

    “Pertanyaannya sederhana apakah penyemprotan desinfektan menggunakan kendaraan pemadam kebakaran itu sesuai SOP tidak, kalau tidak itu harus segara dievaluasi,” pungkasnya.

    Oleh karena itu, dirinya meminta kinerja Gugus Tugas Covid-19 Pemkot Serang harus segara dievaluasi dan ditingkatkan. Bagaimana pun, jika ada sedikit kesalahan dalam bekerja. Maka, taruhannya keselamatan warga Kota Serang terancam.

    “Evaluasi kinerjanya, ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Karena Pandemi Covid-19 tidak boleh dianggap remeh temeh,” tegasnya. (Red).

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS)...
    - Advertisement -
    - Advertisement -