More

    Tolak Pansus Covid-19, Ketua Fraksi Gerindra: Hamburkan Anggaran, Minim Urgensi

    Must Read

    Pangdam III Siliwangi: 1.000 Personil TNI Akan Ikut Amankan Pilkada Serentak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - TNI-Polri sudah menyiapkan personil untuk mengamankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Provinsi Banten. Pangdam III Siliwangi Mayjen...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di...

    Datangi Ribuan Massa Pendukung HRS, Walikota Serang Bilang Begini

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ribuan massa Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar siaga apel akbar persiapan kedatangan imam besar Front...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Serang Saipulloh mendukung kebijakan Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi yang menolak adanya pansus Covid-19.

    Menurutnya,  pembentukan Panitia Khusus (Pansus) percepatan penanggulangan Covid-19 dianggap akan menambah beban anggaran Pemkot Serang. Selain itu, penolakan yang dilakukan oleh Budi Rustandi mengacu pada surat keputusan bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan nomor 119/2813/SJ dan nomor 177/KMK.07/2020 tentang percepatan penyelesaian anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2020 dalam rangka penanganan virus Corona (Covid-19) serta pengamanan daya beli masyarakat dan perekonomian nasional.

    “Tidak dipungkiri Pansus berkonsentrasi dengan penggunaan anggaran. Kan sudah jelas di surat keputusan bersama itu yang isi dan subtansinya adalah agar Pemda merasionalisasi belanja APBD. Hasilnya untuk penanggulangan virus Corona,” kata Saipulloh dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler, Selasa (13/4/2020).

    Hal itu, otomatis terbentuk Pansus tidak sesuai dengan maksud dari surat keputusan bersama tersebut. Karena, akan membutuhkan anggaran. “Produk dari Pansus belum terbentuk adalah rekomendasi. Itu juga harus dibuat ditujukan ke siapa? Kalau ke Pemda kan sudah ada gugus tugas, kalau ke gugus tugas kan sudah ada PP yang mengatur kerja gugus tugas,” ujarnya.

    Sehingga, dijelaskan dia, perlu dipertimbangkan urgensi terbentuknya Pansus tersebut. “Lebih baik semua melaksanakan aturan yang sudah dibuat pemerintah yang ditunjukan kepada Pemda pelaksanaan dan tanggungjawabnya. Nanti ada mekanisme dan waktunya, lebih baik kita semua saat ini melaksanakan anjuran pemerintah untuk dirumah saja, menjaga jarak satu sama lain dan lain sebagainnya,” jelasnya.

    Kemudian, kata dia, eksekutif dan legislatif adalah sama-sama penyelenggara pemerintahan daerah. Artinya, bangun sinergi yang maksimal menangani virus ini. “Tidak harus membentuk Pansus, bisa dengan tupoksi pengawasan. Saat pengawasan berjalan dapat memberikan masukan atau rekomendasi kepada Pemda atau gugus tugas. Hal terbaik yang harus dilakukan dengan begitu tidak perlu menggunakan anggaran, bisa lebih intens alias efektif dan efisien,” pungkasnya. (Red)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Banten. Kegiatan bertajuk 'Menyelaraskan Pertumbuhan Ekonomi...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...
    - Advertisement -
    - Advertisement -