More

    Peduli Masyarakat Terdampak Covid-19, DPRD Kota Serang Gelontorkan Dana 6 Miliar

    Must Read

    FPUIB di Polisikan, Advokat: Ada Orang Yang Benci Islam

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Warga Kota Serang berinisial H didampingi kuasa hukum dari Banten Lawyers Club (BLC) melaporkan dugaan pelanggaran protokol...

    Berkah Jelang Pilkada Serentak Bagi Petugas Pelipat Surat Suara

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Jelang Pilkada serentak 2020 ternyata membawa berkah bagi para petugas pelipat surat suara untuk pemilihan bupati Serang...

    Harga Gabah Petani di Banten Alami Penurunan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Badan Pusat Statistik (BPS) Banten mencatat rata-rata harga gabah di tingkat petani pada November 2020 mengalami penurunan. Penurunan...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Wabah virus Corona atau Covid-19 yang melanda berbagai wilayah di Indonesia termasuk Kota Serang membuat berbagai pihak mencari jalan keluar untuk pencegahan pandemi Covid-19.

    Kali ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang melakukan pemangkasan anggaran sebesar Rp 6 miliar yang akan diperuntuhkan untuk pencegahan dan penanggulangan dampak Covid-19.

    Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi mengatakan sebesar Rp. 6 miliar tersebut dari anggaran DPRD sebagai bentuk kepedulian terhadap pandemi Covid-19.

    “Alokasinya bisa disesuaikan dengan kebutuhan tim gugus tugas covid-19,” katanya kepada wartawan di Gedung DPRD Kota Serang, Jum’at (17/4/2020).

    Meski demikian, sambung Budi, bila dikaji anggaran sebesar itu masih kurang, sebab kata dia, dari anggaran DPRD Rp. 12, 5 miliar berarti hanya 50 persennya saja yang dihibahkan untuk penanganan covid-19.

    “Tapi kalau dikaji itu banyak kekurangan, karena kita baru menyumbang 50 persen dari anggaran yang ditentukan yaitu Rp. 12,5 miliar. Tapi kita tunggu hari Senin semoga saja ada pergeseran lagi dan kita akan maksimalkan,” ungkapnya.

    Budi menjelaskan bahwa Ketua Gugus Tugas Covid-19 yaitu Wali Kota Serang sebelumnya mengajukan kepada DPRD untuk melakukan pergeseran anggaran sebesar Rp. 12, 5 miliar, namun, kata Budi, DPRD sementara baru menggeser Rp. 6 miliar.

    “Jadi gini, Ketua gugus tugas covid-19 yaitu Wali Kota Serang mengajukan kepada kami untuk melakukan pergeseran anggaran di DPRD Kota Serang sebesar Rp 12,5 miliar. Tapi kita baru sampai Rp. 6 miliar kalau ada penambahan lagi kita akan umumkan lagi ke publik,” terangnya.

    Anggaran tersebut, Dikatakan Budi, akan disalurkan kepada Gugus Tugas Covid-19 Kota Serang dan taruh di Belanja Tak Terduga (BTT).

    “Sementara untuk jaring pengaman sosial kita akan melakukan pengawasan ketat yang nanti dibawah kewenangan komisi 2, selain itu komisi lainnya pun pasti akan terlibat sesuai dengan mitra kerjanya,” ungkapnya.

    Dirinya berharap anggaran tersebut digunakan untuk masyarakat di Kota Serang yang terdampak sosial akibat virus corona atau covid-19,”Harapan saya bisa digunakan untuk masyarakat yang terdampak sosial akibat wabah ini,” tandasnya. (Red)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Harga Gabah Petani di Banten Alami Penurunan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Badan Pusat Statistik (BPS) Banten mencatat rata-rata harga gabah di tingkat petani pada November 2020 mengalami penurunan. Penurunan...

    Waduh! Kapolsek Walantaka Dicopot Pasca Kerumunan pada Pertandingan Sepak Bola

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pasca adanya kerumunan pada pertandingan sepak bola di Kecamatan Walantaka pada Rabu (3/12) lalu, Kapolsek Walantaka AKP Kasmuri, di copot jabatannya dan...

    Pasca Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Kota Serang Terendam Banjir

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Setelah diguyur hujan deras semalaman, beberapa wilayah di Kota Serang terendam banjir, seperti di Komplek Citra Gading, Kampung Munjul Jaya, Kelurahan Karundang dan...

    Kota Serang Dikepung Banjir, Warga Diminta Waspada Banjir Susulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kota Serang kembali dikepung banjir setelah diguyur hujan sejak Rabu malam hingga kamis (3/12) pagi. Beberapa titik yang jadi langganan banjir diantaranya komplek...

    Banten Dinilai Darurat Kekerasan Perempuan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Hari Internasional Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan kerap diperingati setiap tanggal 25 November, namun kali ini berbeda lantaran dihadapkan dengan situasi pandemi corona,...
    - Advertisement -
    - Advertisement -