More

    Pengelolaan Kas Daerah Dipindahkan, Nasabah Ramai-ramai Tarik Uang

    Must Read

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Tolak Keputusan Gubernur Soal UMK 2021, Buruh Banten Bakal Gelar Aksi Mogok

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) akan memasifkan sosialisasi penolakan Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten Wahidin Halim, terkait...

    Dikawal Aparat, Warga Padarincang Pukul Mundur Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ratusan warga Padarincang yang menghalau alat berat perusahaan PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG) atau Pembangkit Listrik...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Pasca dicabutnya penetapan Bank Banten sebagai pengelola kas daerah Provinsi Banten melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten nomor 580/Kep.144-Huk/2020, tertanggal Selasa 21 April 2020. Nasabah ramai-ramai menarik uangnya.

    Pantauan di KCU Bank Banten, di Jalan Raya Ahmad Yani pada Kamis (23/4), sejumlah nasabah rela mengantre panjang hingga ke pinggir jalan raya. Bahkan, nomer antrian mencapai 350 orang.

    “Saya kaget, antrean bisa sepanjang ini, biasanya mah sepi. Saya datang pukul 09.15 WIB saja, sudah dapat antrian 201,” kata Edy salah satu nasabah Bank Banten, saat ditemui diantrean depan kantor KCU Banten.

    Menurut Edi, banyaknya nasabah yang ingin menarik uangnya dari Bank Banten karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Sehingga masyarakag berbondong dan antrean pun tidak terhindarkan.

    “Jangan dadakan dong, biar gak ngantri seperti ini,” ujar dia.

    Nasabah lainya, Rahmawati mengaku sudah mengantre sejak pukul 10.00 WIB. Ia terpaksa ikut mengantre karena dibeberapa Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Banten sudah tidak bisa melakukan penarikan.

    “Saya sudah ke Bank Banten Pusat, disitu tidak ada penarikan uang. Saya ke KCU Bank Banten Palima, sudah close. Selanjutnya ke Indomaret maupun Alfamart gak bisa mengambil uang. Makanya, saya kesini (KCU Bank Banten Ahmad Yani, Red). Eh taunya, ramai banget,” ujarnya.

    Sementara itu, di KCU Bank Banten Palima, meskipun nasabah yang datang cukup banyak hingga mencapai ratusan. Namun, antrean tidak seramai di KCU Ahmad Yani. Bahkan, di Kantor Bank Banten Pusat yang terletak di Jalan Raya Jenderal Sudirman, Kemang, Kota Serang terpantau sepi karena tidak ada layanan penarikan uang.

    Diketahui, kebijakan pemindahan tempat penyimpanan kas daerah Provinsi Banten dari Bank Banten ke Bank Jabar dan Banten (BJB) tersebut, tertuang dalam keptusan Gubernur Banten nomor 580/Kep.144-Huk/2020, tertanggal Selasa 21 April 2020. (Sofi)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Banten. Kegiatan bertajuk 'Menyelaraskan Pertumbuhan Ekonomi...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...
    - Advertisement -
    - Advertisement -