More

    Berbeda Dengan Dinsos, Wali Kota Sebut Menjamurnya PMKS Akibat Wabah Covid-19

    Must Read

    Nanang Dilantik Jadi Sekot, Ini Harapan Ketua DPRD Kota Serang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi berharap kepada Nanang Saefudin yang sudah dilantik Sekertaris Daerah (Sekda) Kota...

    HUT PDIP Ke-48, Bambang Berharap PDIP Lebih Disukai Masyarakat

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Serang Bambang Janoko berharap di Hari Ulang Tahun (HUT) PDIP...

    Ganja Yang Gitu-Gitu dan Gini-Gini

    Kau tahu perdebatan suatu persoalan memang memakan banyak waktu dan tenaga. Banyak soal yang menjadi sebuah perdebatan dalam jagat...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Wali Kota Serang Syafrudin menyebut menjamurnya Penyadang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) disepanjang jalan protokol Kota Serang akibat wabah Virus Corona (Covid-19).

    “Itu mah kehidupan musiman, beritanya baru tahun ini, bukan bertahun-tahun tapi baru musim corona ini,” tegasnya kepada wartawan pada Senin (27/4/2020).

    Ia menuturkan, maraknya fenomena gelandangan, pengemis dan anak jalanan itu akan ditindak lanjuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Serang.

    “Saya kira nanti Dinsos dan Satpol pp yang akan menindak lanjuti,” tuturnya.

    Sebelumnya, keterangan berbeda disampaikan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang Poppy Nopriandi. Ia menyebutkan bahwa fenomena itu merupakan kebiasaan lama setiap memasuki Ramadan dan bukan barang baru lagi di Kota Serang.

    “Namanya juga PMKS, mereka punya teknik tertentu. Metode seperti itu supaya banyak yang iba,” kata Poppy saat dikonfirmasi wartawan lewat sambungan telepon pada Jum’at, (24/4/2020).

    Poppy menuturkan, masyarakat Kota Serang terutama yang muslim biasanya gencar melakukan sedekah dalam mencari pahala di bulan Ramadan.

    “Ini kadang dimanfaatkan juga, mungkin para pemberi dengan maksudnya tulus memberi sedekah dan bantuan, tapi kan kadang-kadang orang yang dikasih bantuan malah memanfaatkan itu,” tuturnya.

    “Makanya dibuat skenario dengan bawa bawa gerobak, ada juga deket (Jalan depan-red) Brimob itu ibu-ibu tuna netra gendong anaknya, atau bawa-bawa gerobak keliling -keliling, kan itumah hanya rintisan,” lanjutnya. (Iqbal)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    HUT PDIP Ke-48, Bambang Berharap PDIP Lebih Disukai Masyarakat

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Serang Bambang Janoko berharap di Hari Ulang Tahun (HUT) PDIP...

    Ganja Yang Gitu-Gitu dan Gini-Gini

    Kau tahu perdebatan suatu persoalan memang memakan banyak waktu dan tenaga. Banyak soal yang menjadi sebuah perdebatan dalam jagat alam semesta ini. Tapi, sebuah...

    Dilantik Walikota, Nanang Saefudin Jabat Sekda Kota Serang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin resmi melantik Nanang Saefudin sebagai Sekertaris Daerah Kota Serang. Pelantikan tersebut berdasarkan surat keputusan Walikota Nomor 133/Kep.25-hub/2021 tanggal...

    Nanang Dilantik Jadi Sekot, Ini Harapan Ketua DPRD Kota Serang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi berharap kepada Nanang Saefudin yang sudah dilantik Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Serang oleh Walikota Serang Syafrudin,...

    Digitalisasi dan Peluang Bisnis di Masa Pandemic Covid-19

    Pandemi Covid-19 yang terjadi secara global tentu saja berdampak terhadap berbagai sektor terutama di sektor ekonomi. Dampak perekonomian ini tidak hanya di rasakan secara...
    - Advertisement -
    - Advertisement -