More

    Meski Kasus Positif Bertambah, Data Covid-19 Kota Serang Justru Turun

    Must Read

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Gugus tugas penanganan Covid-19 Kota Serang menyampaikan ada penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Serang. Meski demikian, ia menyebut data Covid-19 Kota Serang terjadi penurunan.

    “Kemarin ada tambahan kasus terkonfirmasi positif saja, jadi 4 yang positif. Karena pasien berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG), maka dilakukan isolasi mandiri karena hasil SWAB PCR nya positif,” ujar Hari saat dikonfirmasi wartawan lewat sambungan telepon pada Selasa (28/4/2020).

    Hari menyebutkan bahwa pada update data sebelumnya ada sebanyak 313 Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan update terbaru turun menjadi 290. Kemudian untuk Pasien Dalam Pemantauan (PDP) terkonfirmasi ada sembilan orang yang sembuh.

    “Datanya malah turun, untuk ODP kemarin itu 313, jadi 290, kemudian penurunan juga terjadi pada PDP, PDP yang sembuh ada 9 orang dan tidak terkonfirmasi positif,” jelasnya.

    Namun, ia mengingatkan bahwa penurunan tersebut juga buka menyoal angka, dikarenakan jumlah yang melakukan test masih terbatas. Kendati adanya penurunan data, dirinya tidak bisa memprediksi kapan pendemi Covid-19 di Kota Serang akan mereda. “Kalau itu kita ikut ke BNPB saja deh, sekitar bulan Juli 2020,” tandasnya.

    Diwawancarai sebelumnya, Walikota Serang, Syafrudin mengatakan dengan kondisi seperti ini, peran masyarakat sangat diperlukan dalam keberhasilan penanganan pencegahan penyebaran Covid-19.

    “Tanpa peran masyarakat, saya kira ini akan sulit sekali untuk terhindar. Masyarakat perlu memerhatikan protokol kesehatan, menerapkan fisical distancing, serta harus cuci tangan dan pakai masker,” kata Syafrudin usai membagikan sembako di kantor Kecamatan Serang pada Senin (27/4/2020)

    “Alhamdulillah di Kota Serang datanya tidak signifikan,” imbuhnya.

    Selain masyarakat, Syafrudin juga menyampaikan bahwa RT/RW juga memiliki peran penting dalam penanganan Covid-19 untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahannya.

    “RT/RW juga punya peran penting untuk memberikan sosialisasi pada masyarakat,” tuturnya. (Iqbal)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Dianggap Rugikan Para Pekerja, F-PKS Banten Tolak Kebijakan Perpendek Libur Idul Fitri

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois menyatakan menolak kebijakan Menpan-RB Tjahjo Kumolo yang akan memperpendek...

    DPD KNPI Banten Ali Tak Kunjung Musda, Suparta: Organisasi Dijadikan Dagelan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tokoh Muda Banten Suparta Kurniawan menilai DPD KNPI Banten telah dijadikan dagelan organisasi oleh Ali Hanafiah. Dijelaskan Suparta, sejak digelarnya Musda DPD KNPI...

    F-Golkar DPRD Kota Serang Siap Sepakati Ruislag, Ini Syaratnya

    SERANG - Fraksi Golkar DPRD Kota Serang menyatakan siap mendukung ruislag antara Pemkot Serang dengan PT Bersama Kembang Kerep Sejahtera (BKKS). Hal tersebut langsung...

    Pengusaha Minta Perda PUK Dibatalkan, Ketua DPRD Kota Serang: Lawan, Miras Tidak Boleh Bebas Diperjual belikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi , menyatakan siap pasang badan untuk melakukan perlawanan terhadap para pengusaha yang mengajukan permohonan pembatalan (Judicial...

    Dianggap Extra Ordinary Craem, Akademisi UNMA Desak Polda Banten Usut Pengedar Rokok Ilegal di Lebak Selatan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Akademisi Fakultas Hukum Pascasarjana Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten Ipul Saepuloh, mendesak Kepolisian Daerah (Polda) Banten untuk mengusut tuntas peredaran rokok Ilegal...
    - Advertisement -
    - Advertisement -