More

    Tak Hadir Tiga Kali Dalam Rapat Pansus, Dewan Sebut Pemkot Serang Kendor

    Must Read

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    SERANG/ POSPUBLIK.CO – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Serang tahun 2019 sayangkan ketua dan tim penyusun LKPJ Wali Kota yang tidak hadir pada tiga kali rapat pansus berturut-turut.

    Ketua Pansus LKPJ Wali Kota Serang Tahun 2019 Bambang Janoko mengatakan, tim penyusun yang terdiri dari OPD-OPD Pemkot Serang itu tidak sesuai dengan tagline “Aje Kendor” yang digembar-gemborkan selama ini oleh Pemkot Serang. Bahkan, hanya tersisa “Kendor” nya saja.

    “Saya kasian dengan pak Wali Kota dan wakilnya, dengan tagline Kota Serang ‘Aje Kendor’ ternyata ‘Aje’nya ga ada, yang ada ‘Kendor’,” kata Bambang kepada wartawan usai menutup rapat Pansus di ruang rapat paripuna DPRD Kota Serang, pada Kamis (30/4/2020).

    Berdasarkan keterangan yang didapat, pihak Pemkot Serang tidak memberikan alasan apapun terkait absennya dari rapat Pansus LKPJ. “Ini seperti dianggap tidak penting. Padahal kita undang sudah tiga kali,” ungkap ketua komisi I DPRD Kota Serang itu.

    Menurutnya, tim penyusun sudah jelas dan ada Surat Keputusan (SK) nya dari kepala daerah. “Ada 29 dari tim LKPJ itu. Jadi, kami atas nama tim pansus LKPJ sangat prihatin dengan kondisi dari pada OPD-OPD yang termasuk di dalam tim penyusun LKPJ ini,” tandasnya.

    Ia menuturkan, LKPJ kali ini beda dari tahun yang lalu. Dewan hanya rekomendasi. Tetapi, mereka ingin tahu apakah rekomendasi ditahun sebelumnya sudah ditindaklanjuti.

    “Sekarang itu ada guiddennya PP 13 tahun 2019, yang mana catatan rekomendasi tahun 2018 itu harus ditindak lanjuti di tahun 2019 maka kami ingin tahu sejauh mana hasil catatan dan rekomendasinya. Terus bagaimana mereka (OPD) tidak hadir jadi ini yang sangat saya sayangkan sekali,” terangnya.

    Politisi Partai PDIP tersebut menilai, sejaauh inu hanya kepala daerah serta wakilnya yang masih memiliki semangat sesuai dengan tagline ‘Aje Kendor’yang digembor-gemborkan. “Ternyata pembantu-pembantunya kendor,” tukasnya.

    Meski belum ada pembahasan karena absen tiga kali berturut-turut, ia menegaskan bahwa LKPJ akan tetap dilakukan paripuna pada tanggal 6 Mei 2020 mendatang.

    Sementara itu, ketua tim saat di konfirmasi hal tersebut kepada penyusun LKPJ Wali Kota Serang tahun 2019 TB Urip Henus tidak bisa dihubungi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon. (Iqbal)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    Dianggap Rugikan Para Pekerja, F-PKS Banten Tolak Kebijakan Perpendek Libur Idul Fitri

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois menyatakan menolak kebijakan Menpan-RB Tjahjo Kumolo yang akan memperpendek libur Idul Fitri. Diketahui, MenPAN-RB Tjahjo...

    DPD KNPI Banten Ali Tak Kunjung Musda, Suparta: Organisasi Dijadikan Dagelan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tokoh Muda Banten Suparta Kurniawan menilai DPD KNPI Banten telah dijadikan dagelan organisasi oleh Ali Hanafiah. Dijelaskan Suparta, sejak digelarnya Musda DPD KNPI...

    F-Golkar DPRD Kota Serang Siap Sepakati Ruislag, Ini Syaratnya

    SERANG - Fraksi Golkar DPRD Kota Serang menyatakan siap mendukung ruislag antara Pemkot Serang dengan PT Bersama Kembang Kerep Sejahtera (BKKS). Hal tersebut langsung...

    Pengusaha Minta Perda PUK Dibatalkan, Ketua DPRD Kota Serang: Lawan, Miras Tidak Boleh Bebas Diperjual belikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi , menyatakan siap pasang badan untuk melakukan perlawanan terhadap para pengusaha yang mengajukan permohonan pembatalan (Judicial...
    - Advertisement -
    - Advertisement -