More

    Tak Hadir Tiga Kali Dalam Rapat Pansus, Dewan Sebut Pemkot Serang Kendor

    Must Read

    Disepakati, APBD 2021 Provinsi Banten Defisit Rp4,47 Triliun

    SERANG/POSPUBLIK.CO - DPRD Provinsi Banten menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Tahun Anggaran 2021 menjadi perda. Persetujuan diambil dalam...

    Ribuan Orang Berkerumun Hadiri Haul Syekh Abdul Qadir Jaelani, Gubernur WH: Saya Tidak Hadir

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) menyatakan, pihaknya secara resmi telah memberikan izin perihal acara Haul Syekh Abdul...

    APBD Kota Serang Tahun 2021 Defisit 75 Miliar

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Serang tahun anggaran 2021 alami defisit sebesar Rp 75,5...

    SERANG/ POSPUBLIK.CO – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Serang tahun 2019 sayangkan ketua dan tim penyusun LKPJ Wali Kota yang tidak hadir pada tiga kali rapat pansus berturut-turut.

    Ketua Pansus LKPJ Wali Kota Serang Tahun 2019 Bambang Janoko mengatakan, tim penyusun yang terdiri dari OPD-OPD Pemkot Serang itu tidak sesuai dengan tagline “Aje Kendor” yang digembar-gemborkan selama ini oleh Pemkot Serang. Bahkan, hanya tersisa “Kendor” nya saja.

    “Saya kasian dengan pak Wali Kota dan wakilnya, dengan tagline Kota Serang ‘Aje Kendor’ ternyata ‘Aje’nya ga ada, yang ada ‘Kendor’,” kata Bambang kepada wartawan usai menutup rapat Pansus di ruang rapat paripuna DPRD Kota Serang, pada Kamis (30/4/2020).

    Berdasarkan keterangan yang didapat, pihak Pemkot Serang tidak memberikan alasan apapun terkait absennya dari rapat Pansus LKPJ. “Ini seperti dianggap tidak penting. Padahal kita undang sudah tiga kali,” ungkap ketua komisi I DPRD Kota Serang itu.

    Menurutnya, tim penyusun sudah jelas dan ada Surat Keputusan (SK) nya dari kepala daerah. “Ada 29 dari tim LKPJ itu. Jadi, kami atas nama tim pansus LKPJ sangat prihatin dengan kondisi dari pada OPD-OPD yang termasuk di dalam tim penyusun LKPJ ini,” tandasnya.

    Ia menuturkan, LKPJ kali ini beda dari tahun yang lalu. Dewan hanya rekomendasi. Tetapi, mereka ingin tahu apakah rekomendasi ditahun sebelumnya sudah ditindaklanjuti.

    “Sekarang itu ada guiddennya PP 13 tahun 2019, yang mana catatan rekomendasi tahun 2018 itu harus ditindak lanjuti di tahun 2019 maka kami ingin tahu sejauh mana hasil catatan dan rekomendasinya. Terus bagaimana mereka (OPD) tidak hadir jadi ini yang sangat saya sayangkan sekali,” terangnya.

    Politisi Partai PDIP tersebut menilai, sejaauh inu hanya kepala daerah serta wakilnya yang masih memiliki semangat sesuai dengan tagline ‘Aje Kendor’yang digembor-gemborkan. “Ternyata pembantu-pembantunya kendor,” tukasnya.

    Meski belum ada pembahasan karena absen tiga kali berturut-turut, ia menegaskan bahwa LKPJ akan tetap dilakukan paripuna pada tanggal 6 Mei 2020 mendatang.

    Sementara itu, ketua tim saat di konfirmasi hal tersebut kepada penyusun LKPJ Wali Kota Serang tahun 2019 TB Urip Henus tidak bisa dihubungi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon. (Iqbal)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Harga Gabah Petani di Banten Alami Penurunan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Badan Pusat Statistik (BPS) Banten mencatat rata-rata harga gabah di tingkat petani pada November 2020 mengalami penurunan. Penurunan...

    Waduh! Kapolsek Walantaka Dicopot Pasca Kerumunan pada Pertandingan Sepak Bola

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pasca adanya kerumunan pada pertandingan sepak bola di Kecamatan Walantaka pada Rabu (3/12) lalu, Kapolsek Walantaka AKP Kasmuri, di copot jabatannya dan...

    Pasca Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Kota Serang Terendam Banjir

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Setelah diguyur hujan deras semalaman, beberapa wilayah di Kota Serang terendam banjir, seperti di Komplek Citra Gading, Kampung Munjul Jaya, Kelurahan Karundang dan...

    Kota Serang Dikepung Banjir, Warga Diminta Waspada Banjir Susulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kota Serang kembali dikepung banjir setelah diguyur hujan sejak Rabu malam hingga kamis (3/12) pagi. Beberapa titik yang jadi langganan banjir diantaranya komplek...

    Banten Dinilai Darurat Kekerasan Perempuan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Hari Internasional Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan kerap diperingati setiap tanggal 25 November, namun kali ini berbeda lantaran dihadapkan dengan situasi pandemi corona,...
    - Advertisement -
    - Advertisement -