More

    Ketua DPRD Kota Serang : Larangan Mudik Harus Terus Disosialisasikan

    Must Read

    Banser Bantah Terlibat Dalam Deklarasi Penoalakan Habib Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ormas Banser Banten membantah keterlibatan dalam menolak rencana kehadiran pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab...

    PAD Kota Serang Tahun 2020 Tak Capai Target

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Serang tahun 2020 tak mencapai target, lantaran PAD ini hanya mencapai Rp190...

    Awasi Anggaran Covid-19 dan Pilkada, KPK Sadap Ratusan Nomor Telepon

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango mengaku, pihaknya saat ini tengah melakukan upaya penyelidikan tindak...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang diminta untuk terus mensosialisasikan larangan mudik kepada masyarakat guna memutus mata rantai Covid-19.

    Hal tersebut diungkapkan Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi yang menuturkan bahwa masih banyaknya warga yang sudah kembali datang ke Kota Serang. Menurutnya, dengan adanya hal tersebut ia menilai upaya yang dilakukan oleh dinas terkait masih kurang.

    “Sosialisasi dan penindakan yang dilakukan Dishub Kota Serang saat ini masih kurang,” ujar Budi kepada awak media di Kota Serang, Senin (11/5).

    Jika dari awal gencar disosialisasikan, lanjutnya, orang akan berpikir ulang, meskipun memang sekarang sudah terlambat tapi tidak ada salahnya Dishub terus lakukan edukasi dan sosialisasi.

    Budi berharap Dishub Kota Serang tidak hanya melakukan sosialisasi tapi juga menjelaskan dampak dari mudik itu sendiri dan hukuman bagi warga yang masih nekad untuk melakukan mudik.

    Selain itu, Menurutnya kelurahan yang ada di Kota Serang perlu memaksimalkan peran perangkat yang ada dalam pencegahan penyebaran virus Covid-19.

    “Peran perangkat kelurahan perlu mendeteksi adanya pemudik yang datang ke Kota Serang saat memasuki musim lebaran tahun ini,” tuturnya.

    Perangkat di tingkat Kelurahan seperti RT dan RW, disebutkan politisi partai gerindra tersebut merupakan garda terdepan dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

    Pendataan kepada para pendatang dari Zona Merah, dipandang penting dilakukan guna memastikan bahwa pendatang yang membandel mudik diawasi secara ketat sesuai dengan protokol kesehatan.

    “Nanti harus ditulis sedetail mungkin seperti riwayat perjalanan dan kesehatan sebelum datang ke lokasi kemudian dilaporkan ke Puskesmas untuk ditindak lanjuti,” pungkasnya. (Iqbal)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS)...

    Datangi Ribuan Massa Pendukung HRS, Walikota Serang Bilang Begini

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ribuan massa Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar siaga apel akbar persiapan kedatangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq...
    - Advertisement -
    - Advertisement -