More

    Pemuda di Kota Serang Dapat Intensif Kartu Prakerja

    Must Read

    Apel Perdana di Masa Pendemi, Pemkot Hanya Libatkan Eselon II dan II

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Setelah berbulan-bulan tidak melakukan apel pagi karena merebaknya Covid-19 di Kota Serang, kini pemerintah Kota (Pemkot) Serang...

    Pedoman Penyusunan APBD 2021, Pemda Diminta Tetap Fokus Penanganan Covid-19

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara resmi telah menerbitkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 64 Tahun 2020...

    PPDB di Banten Dinilai Marak Titipan Siswa

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Banten bagi Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Kejuruan SMA/SMK tengah berlangsung....

    SERANG/POSPUBLIC CO – Salah seorang warga asal Kelurahan Unyur, Perumahan Banten Indah Permai (BIP) Muhamad Riyansyah mengaku telah mendapatkan insentif dari program kartu pra kerja, setelah menunggu selama dua bulan.

    Program tersebut diluncurkan oleh Pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada 20 Maret 2020 lalu. Program itu diketahui diperkuat dengan Peraturan Presiden (Perpres) No 36 tahun 2020. Kemudian, disusul Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menerbitkan Keputusan Menteri (Kepmen) No 1 tahun 2020 tentang Kartu Pra Kerja.

    Riyansyah mengatakan, karena sudah menganggur selama satu tahun, dirinya mendaftar program kartu prakerja pada 29 Maret 2020 lalu. Dengan mendaftar diharapkan bisa mendapatkan pekerjaan setelah mengikuti pelatihan.

    “Kartu Prakerja bagus, dan menambah wawasan pada saat mengikuti pelatihan. Semoga saja, bisa mendapatkan kerja seusai pelatihan,” kata Riyansyah, Rabu(13/5/2020).

    Dia menjelaskan, cara mengikuti pelatihan pada program Kartu Prakerja yakni dengan mendaftarkan terlebih dahulu ke website Kartu Prakerja, dan mengisi biodata. Setelah itu, akan mendapatkan saldo non tunai sebesar Rp 1 Juta.

    “Nah, uang tersebut di gunakan untuk pelatihan selama tiga hari. Setelah itu, barulah turun Intensif tersebut sebesar Rp 600 Ribu,” ujarnya.

    Riyansyah mengaku, uang intensif yang didapat dari Kartu Prakerja, akan dipergunakan untuk membantu kebutuhan keluarga, dan kehidupan sehari-hari.

    “Uang tersebut akan digunakan kebutuhan dan membantu orang tua. Setelah lebaran baru mau fokus nyari kerja, agar tidak terlalu mengandalkan Kartu Prakerja,” paparnya.(Sofi)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Pedoman Penyusunan APBD 2021, Pemda Diminta Tetap Fokus Penanganan Covid-19

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara resmi telah menerbitkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 64 Tahun 2020...

    Sidang Gugatan Pemindahan RKUD Banten Masuk Tahap Penyerahan Resume Perdamaian

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sidang Perdata gugatan dugaan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang dilakukan Gubernur Banten Wahidin Halim terkait Pemindahan RKUD Bank Banten ke Bank Jawa...

    Innalilahi, Tokoh Pendiri Banten Wafat di RS Siloam Karawaci

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Masyarakat Banten kembali kehilangan salah satu tokoh pejuang sekaligus pendiri Provinsi Banten yakni Muchtar Mandala tutup usia di Rumah Sakit (RS) Siloam...

    PPDB di Banten Dinilai Marak Titipan Siswa

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Banten bagi Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Kejuruan SMA/SMK tengah berlangsung. Namun dalam pelaksanaannya PPDB 2020...

    Duh! Ada Botol Miras di Halaman Gedung Dewan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pemandangan tidak etis nampak terlihat setelah ditemukan dua botol minuman keras (Miras) bekas berjenis anggur merah di sela-sela pohon sawit depan halaman...
    - Advertisement -
    - Advertisement -