More

    Dampak Covid-19, Tradisi ‘Pasar Jedogan’ Terancam Hilang

    Must Read

    Tolak Keputusan Gubernur Soal UMK 2021, Buruh Banten Bakal Gelar Aksi Mogok

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) akan memasifkan sosialisasi penolakan Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten Wahidin Halim, terkait...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya...

    Pangdam III Siliwangi: 1.000 Personil TNI Akan Ikut Amankan Pilkada Serentak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - TNI-Polri sudah menyiapkan personil untuk mengamankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Provinsi Banten. Pangdam III Siliwangi Mayjen...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Tradisi ‘Pasar Jedogan’ di area Pasar Royal yang rutin dilaksanakan masyarakat Kota Serang setiap menjelang hari raya idul fitri terancam hilang. Hal itu akibat dampak Covid-19.

    Jika pada tahun-tahun sebelumnya area Pasar Royal dipenuhi pedagang dan penbeli hingga dilakukan penutupan jalan. Pada tahun ini, tidak ada penutupan jalan untuk para pedagang musiman itu.

    “Kebijakan Pemkot tidak diadakan penutupan royal, seperti biasa saja, tidak ada penutupan jalan,” tegas Kepala Dinas Perdagangan Industri Koperasi Usaha Kecil Menengah (Disperindaginkop UKM) Kota Serang Yoyo Wicahyono kepada wartawan, Jum’at (15/5/2020).

    Selain itu, Pemkot Serang tidak akan menerima atau menampung pedagang baru dan menambah pedagang musiman, selain pedagang yang biasa berjualan di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa (Royal), Jalan Juhdi dan Jalan Maulana Hassanudin (Pasar Lama) sesuai Data Disperindaginkop UKM Kota Serang.

    Terkait adanya peraturan tersebut, Yoyo menjelaskan bahwa dengan kondisi masih merebaknya pandemi Covid-19 ini, sudah ada aturannya sendiri untuk menghindari kerumunan. “Lagi wabah Corona Covid-19 kan harus menghindari kerumunan, kemudian masyarakat setempat juga udah melarang,” ucapnya.

    Hal tersebut merujuk pada surat imbauan yang resmi dikeluarkan Wali Kota Serang dengan nomor 440/361/ Setda pada tanggal 13 Mei 2020 kemarin. Seperti yang tertuang pada surat imbauan tersebut, point dua disebutkan bahwa menjelang hari raya Idul Fitri (Lebaran) tahun ini, Jalan Sultan Ageng Tirtayasa (Royal) tidak dilakukan penutupan jalan seperti Idul Fitri (Lebaran) tahun-tahun sebelumnya.

    Bagi para pedagang tetap yang biasanya berjualan di area tersebut juga diharapkan untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 dalam melayani pembeli, dengan selalu menggunakan masker serta sarung tangan.

    Apabila imbauan yang dikeluarkan Wali Kota Serang tersebut tidak diindahkan maka, dalam surat disebutkan akan dilakukan langkah-langkah penertiban oleh gugus tugas percepatan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Kota Serang. (Iqbal)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Banten. Kegiatan bertajuk 'Menyelaraskan Pertumbuhan Ekonomi...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...
    - Advertisement -
    - Advertisement -