More

    Balita Terjebak Banjir, Ketua DPRD Kota Serang Risau

    Must Read

    PAD Kota Serang Tahun 2020 Tak Capai Target

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Serang tahun 2020 tak mencapai target, lantaran PAD ini hanya mencapai Rp190...

    Diduga Hendak Akhiri Hidup, Seorang Wanita Bergelantungan di Jembatan Baru Ciujung-Kragilan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Entah apa yang dipikirkan seorang wanita yang hendak mengakhiri hidupnya di salah satu jembatan baru Ciujung-Kragilan. Namun, menurut...

    Tolak Keputusan Gubernur Soal UMK 2021, Buruh Banten Bakal Gelar Aksi Mogok

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) akan memasifkan sosialisasi penolakan Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten Wahidin Halim, terkait...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Salah seorang balita di Kota Serang terjebak banjir bersama tiga orang keluarga lainnya, setelah sebelumnya hujan lebat mengguyur Kota Serang pada Senin (18/5/2020) malam.

    Balita bersama tiga keluarga lainnya tersebut terjebak banjir di Kampung Kedung Leles, Kelurahan Kasemen, Kecamatan Kasemen. Keempat orang keluarga tersebut berhasil dievakuasi oleh tim BPBD dan Damkar Kota Serang pada pukul 03.00 Selasa (19/5) dini hari.

    Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi yang turut meninjau lokasi banjir di Kasemen membenarkan bahwa adanya balita yang terjebak banjir wilayah tersebut, namun tim BPBD sudah berhasil mengevakuasi mereka.

    “Iya ada 4 keluarga masih terjebak, satu diantaranya masih balita,” kata Budi kepada awak media.

    Dengan adanya musibah banjir yang melanda sejumlah daerah di Kota Serang, membuat politisi gerindra terdebut merasa tidak nyaman menjalankan sahur sebelum seluruh keluarga tersebut bisa dievakuasi.

    “Saya tidak akan sahur sebelum empat keluarga itu dapat dievakuasi,” ujarnya.

    Proses evakuasi keempat keluarga dilakukan di tengah kondisi kencang derasnya air banjir. Sehingga, membuat para petugas kesulitan mengevakuasi korban meski sudah menggunakan bantuan tali pengaman.

    “Karena kondisi air yang deras, jadi agak beresiko jika tanpa perahu karet,” ungkap Budi.

    Sementara itu, untuk warga terdampak banjir lainnya sudah dilakukan evakuasi. Dan saat ini mengungsi di sebuah yayasan yang berada di Kelurahan Kasemen. (Iqbal)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam...

    Datangi Ribuan Massa Pendukung HRS, Walikota Serang Bilang Begini

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ribuan massa Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar siaga apel akbar persiapan kedatangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq...

    Kapolda Banten: Spanduk Tak Berizin Akan di Turunkan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kapolda Banten, Irjen Pol Fiandar menegaskan untuk spanduk-spanduk yang dipasang dengan sengaja di daerah Banten dan tidak mempunyai izin akan di turunkan. Dirinya...

    Pangdam III Siliwangi: 1.000 Personil TNI Akan Ikut Amankan Pilkada Serentak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - TNI-Polri sudah menyiapkan personil untuk mengamankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Provinsi Banten. Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto pun...

    Lelang Jabatan Sekda Kota Serang, Syafrudin Tunggu Rekomendasi KASN

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) setelah rangking tiga besar diusulkan. Diketahui, peserta pada lelang jabatan Sekda...
    - Advertisement -
    - Advertisement -