More

    Legislator Muda dari Banten Nilai Pelaksanaan PSBB Sudah Efektif

    Must Read

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Anggota Komisi III DPR-RI dari Fraksi PKB, Moh. Rano Alfath menilai pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta dan sejumlah provinsi lainnya di Indonesia cukup efektif.

    Sejak diberlakukan pembatasan sejak 10 April 2020 lalu, menurut Rano, hampir 60 persen warga di wilayah DKI Jakarta lebih banyak beraktivitas di rumah. Hal ini disebutkan dirinya sebagai hasil kerja keras dari jajaran korlantas yang layak diapresiasi dan bahkan diberikan penghargaan oleh Kapolri.

    Pasalnya, disebutkan Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan di Mabes Polri pada Selasa (19/5/2020), ada sebanyak 82.604 kendaraan yang terjaring Operasi Ketupat 2020 sejak 24 April hingga 25 Mei 2020 diminta petugas untuk putar balik kembali ke rumah karena terindikasi akan mudik.

    Sebelumnya diketahui, Polri telah menyiapkan 58 titik Operasi Ketupat, yakni Banten enam titik, Jakarta 18 titik, Jawa Barat 17 titik, Jawa Tengah 5 titik, Yogyakarta 3 titik dan Jawa Timur 9 titik.

    “Saya sangat apresiasi kinerja jajaran kawan-kawan Korlantas Polri dalam mengawal aturan PSBB, larangan mudik dan disiplin protokol kesehatan COVID-19. Pemerintah buat aturan, Polri implementasi. Kita sama-sama bahu membahu dalam memerangi COVID ini,” ungkap Rano kepada awak media secara online, Rabu (27/05/2020)

    Legislator muda dari Banten tersebut berharap, Kapolri dapat memberikan apresiasi setinggi-tingginya serta penghargaan terhadap para aparat yang sudah bekerja secara maksimal.

    “Disaat kebanyakan orang work from home, Polri bersama-sama dengan pasukan medis justru berada di garda terdepan,” ujarnya.

    Sebagai informasi, sebagai upaya untuk menekan jumlah arus balik kendaraan khususnya ke ibu kota usai Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah, Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis memperpanjang pelaksanaan Operasi Ketupat 2020 selama sepekan hingga 7 Juni 2020 nanti.
    (Iqbal)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Dianggap Rugikan Para Pekerja, F-PKS Banten Tolak Kebijakan Perpendek Libur Idul Fitri

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois menyatakan menolak kebijakan Menpan-RB Tjahjo Kumolo yang akan memperpendek...

    DPD KNPI Banten Ali Tak Kunjung Musda, Suparta: Organisasi Dijadikan Dagelan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tokoh Muda Banten Suparta Kurniawan menilai DPD KNPI Banten telah dijadikan dagelan organisasi oleh Ali Hanafiah. Dijelaskan Suparta, sejak digelarnya Musda DPD KNPI...

    F-Golkar DPRD Kota Serang Siap Sepakati Ruislag, Ini Syaratnya

    SERANG - Fraksi Golkar DPRD Kota Serang menyatakan siap mendukung ruislag antara Pemkot Serang dengan PT Bersama Kembang Kerep Sejahtera (BKKS). Hal tersebut langsung...

    Pengusaha Minta Perda PUK Dibatalkan, Ketua DPRD Kota Serang: Lawan, Miras Tidak Boleh Bebas Diperjual belikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi , menyatakan siap pasang badan untuk melakukan perlawanan terhadap para pengusaha yang mengajukan permohonan pembatalan (Judicial...

    Dianggap Extra Ordinary Craem, Akademisi UNMA Desak Polda Banten Usut Pengedar Rokok Ilegal di Lebak Selatan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Akademisi Fakultas Hukum Pascasarjana Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten Ipul Saepuloh, mendesak Kepolisian Daerah (Polda) Banten untuk mengusut tuntas peredaran rokok Ilegal...
    - Advertisement -
    - Advertisement -