More

    Akses Masuk Kota Serang Diperketat

    Must Read

    Budi Rustandi Geram, Warganya Curhat Bantuan UMKM di Potong Sebesar 400 Ribu

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi mengaku mendapat banyak keluhan dari masyarakat terkait adanya dugaan pemotongan bantuan...

    Bela UMKM, Ketua DPRD Kota Serang Siap Pasang Badan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi mengaku siap pasang badan untuk memproses secara hukum jika ada oknum...

    Terima Aduan, Budi Rustandi Kunjungi Ratusan Pelaku UMKM di Kota Serang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi didampingi Kepala Disperindagkop Kota Serang Akhmad Zubaidilah mengunjungi ratusan pelaku Usaha...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Memasuki H+4 lebaran, akses masuk Ibukota Provinsi Banten diperketat bagi warga dari luar daerah.

    Proses pengetatan tersebut berlangsung didelapan titik pos cekpoint yang ada di Kota Serang, dengan dilakukannya pengecekan suhu tubuh dan pengecekan terhadap kendaraan barang.

    Wali Kota Serang sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Serang Syafrudin mengaku akses lalu lintas menuju Kota Serang akan dijaga ketat oleh pihaknya

    “Akan terus dijaga ketat akses lalu lintas yang akan memasuki wilayah Kota Serang,” kata Syafrudin kepada wartawan, Kamis (28/5/2020).

    Seperti yang telah diketahui sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang telah membuat sebanyak delapan titik pos cekpoint , diantaranya berlokasi di Kalodran, Sawah Luhur, Palima, Taktakan dan Boru.

    Diwawancarai terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang Maman Lutfi menegaskan bahwa pihaknya akan memutar balikan tanpa kecuali, jika mendapati kendaraan barang yang mengangkut penumpang orang.

    “Tadi juga ada mobil barang (bakter) membawa orang, kita kembalikan lagi atau tidak boleh lewat, karena kan bahaya,” tegasnya.

    Di samping pengecekan suhu terhadap pengendara yang akan menuju Kota Serang terus dilakukan, Maman menuturkan akan memutar balikan pengendara dari luar daerah yang bersuhu tinggi.

    “Jika ada yang suhu tubuhnya tinggi akan diputar balik jika itu warga luar Kota Serang, tapi kalau warga Kota Serang akan dikarantina,” jelasnya.

    Menurutnya, penjagaan yang direncanakan berlangsung hingga 22 Juni 2020 mendatang tersebut akan diperpanjang, apabila pandemi Covid-19 masih berlanjut.

    “Jika pandemi masih berlanjut, akan diperpanjang penjagaan sesuai ketentuan tim gugus tugas,” pungkasnya.
    (Iqbal)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Bela UMKM, Ketua DPRD Kota Serang Siap Pasang Badan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi mengaku siap pasang badan untuk memproses secara hukum jika ada oknum...

    Budi Rustandi Geram, Warganya Curhat Bantuan UMKM di Potong Sebesar 400 Ribu

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi mengaku mendapat banyak keluhan dari masyarakat terkait adanya dugaan pemotongan bantuan untuk para pelaku UMKM yang...

    Terima Aduan, Budi Rustandi Kunjungi Ratusan Pelaku UMKM di Kota Serang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi didampingi Kepala Disperindagkop Kota Serang Akhmad Zubaidilah mengunjungi ratusan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di...

    Gelar Demonstrasi, Kumala Menilai 42 Bulan Kepemimpinan WH-Andika Tanpa Perubahan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah mahasiswa yang terhimpun dalam Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) menggelar aksi demonstrasi di jalan raya Syekh Nawawi Albantani, Curug, Kota Serang, Senin...

    Sedang Dibahas, UMK di Banten Berpotensi Naik

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten Al Hamidi mengatakan, pihaknya saat ini tengah membahas terkait Upah Minimum Kerja (UMK)...
    - Advertisement -
    - Advertisement -