More

    Penerapan New Normal di Kota Serang akan Dirundingkan

    Must Read

    Pekerja Migran Ilegal Asal Indonesia Capai 5,3 Juta Jiwa

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mencatat, sekitar 9 Juta pekerja migran asal Indonesia telah di berangkatkan...

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan...

    Pemkot Serang Khawatir Klaster Baru Penyebaran Covid-19 di BJB KCK Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Setelah di tutup nya pelayanan pada Bank BJB KCK Banten, lantaran adanya klaster baru 83 pegawai dinyatakan...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Menjelang tatanan kehidupan baru atau dewasa ini kita kenal dengan istilah ‘New Normal’, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akan berunding terlebih dahulu bersama tim gugus tugas penanganan percepatan Covid-19 Kota Serang.

    Hal tersebut disampaikan, Wali Kota Serang Syafrudin kepada wartawan pada Rabu (27/5/2020) di Kota Serang.

    “Akan dirapatkan dulu dalam Minggu ini, hasilnya nanti setelah rapat,” singkat Syafrudin.

    Sementara itu, jurubicara gugus tugas penanganan percepatan Covid-19 Kota Serang Hari W Pamungkas menuturkan, Kota Serang yang menjadi transmisi lokal Covid-19 ini akan lebih mendisiplinkan masyarakatnya dalam menerapkan ketentuan protokol kesehatan.

    “Kalau melihat pergerakan masyarakat, artinya tinggal mengatur kedisiplinan diri sendiri dan juga menjalankan protokol kesehatan,” ujar Hari saat dikonfirmasi awak media pada (27/5/2020).

    “Selama ini juga kalau melihat transmisi lokal tidak begitu seram, artinya masih bisa dikendalikan,” lanjutnya.

    Menurutnya, jika melihat panduan yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Ibukota Provinsi Banten sudah lebih siap.

    Hari yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Serang tersebut menyebutkan bahwa adanya fenomena tradisi pasar ‘jedogan’ di Jl. Sultan Agung Tirtayasa (Royal) menjelang Hari Raya Idul Firtri 1441 Hijriah lalu menjadi tolak ukur kesiapan dalam menghadapi tatanan kehidupan baru.

    “Ini menjadi tolak ukur, tadi juga setelah halal bihalal kita membahas soal itu dan saya sudah menyampaikan kepada pimpinan dan beberapa tim gugus tugas, fase-fase nya sesuai pentunjuk dari Kemenkes,” ungkapnya.

    Fase utama dalam penerapan new normal di Kota Serang disebutkan Hari yakni pembukaan Pasar Tradisional, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan Industri Kecil dan Menengah (IKM).

    “Kemudian berlanjut pada fase berikutnya, tatapi kita liat dulu di fase pertama. Untuk kajiannya, kita melihat kondisinya, betuknya akan coba kita bahas di Gugus tugas,” ujar Hari.

    Dalam persiapan menuju tatanan kehidupan baru, Pemkot Serang sejauh ini mengacu pada detail dari peraturan Kemenkes Nomor 01.07 tentang panduan untuk antisipasi penanggulangan COVID-19 untuk kalangan intansi dan industri.

    “Disitu ada beberapa standarisasi yang dilakukan menuju new normal,” jelasnya.

    Hari mengatakan, pihaknya akan melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, khususnya yang menangani kesehatan untuk protokoler kesehatan.

    Sebagai informasi, berdasarkan informasi yang dihimpun sejauh ini ada sebanyak 25 daerah yang tersebar di empat provinsi sudah bersiap untuk menerapkan new normal.
    (Iqbal)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Lelang Jabatan Sekda Kota Serang, Syafrudin Tunggu Rekomendasi KASN

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) setelah rangking tiga besar diusulkan. Diketahui,...

    PAD Kota Serang Tahun 2020 Tak Capai Target

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Serang tahun 2020 tak mencapai target, lantaran PAD ini hanya mencapai Rp190 miliar dengan target Rp220 miliar....

    Tolak Keputusan Gubernur Soal UMK 2021, Buruh Banten Bakal Gelar Aksi Mogok

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) akan memasifkan sosialisasi penolakan Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten Wahidin Halim, terkait penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK)...

    Marinir Kawal Pembongkaran PLTPB, LBH: Negara Abaikan Hak Dasar Rakyat Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Rakyat Banten menduga ada persoalan besar dalam rangkaian pemaksanaan mobilisasi alat berat PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG)...

    Awasi Anggaran Covid-19 dan Pilkada, KPK Sadap Ratusan Nomor Telepon

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango mengaku, pihaknya saat ini tengah melakukan upaya penyelidikan tindak pidana korupsi (Tipikor) secara tertutup...
    - Advertisement -
    - Advertisement -