More

    Kompak, Ketua DPRD dan Wali Kota Serang Serukan Semangat Pancasila Hadapi Covid-19

    Must Read

    558 Personil Polres Serang Diterjunkan Amankan Pilkada

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Serang, Polres Serang akan persiapkan pengamanan mulai dari pendistribusian logistik, surat...

    Kota Serang Dikepung Banjir, Warga Diminta Waspada Banjir Susulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kota Serang kembali dikepung banjir setelah diguyur hujan sejak Rabu malam hingga kamis (3/12) pagi. Beberapa titik yang...

    Waspada! Empat Daerah di Banten Kembali Berstatus Zona Merah Covid-19

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Empat daerah dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten kembali menjadi zona merah penyebaran Covid-19. Hal ini sejalan dengan...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Sesuai dengan yang dikatakan Presiden RI Joko Widodo, dengan adanya pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia ini menjadi ujian tersendiri terhadap daya juang, pengorbanan terhadap negara Pancasila.

    Terlebih, tepatnya hari ini Senin (1/6/2020) menjadi hari yang sangat istimewa karena lahirnya sebuah ideologi dari Negara Indonesia, yakni Pancasila.

    Di moment hari lahir Pancasila yang telah menjadi dasar negara ini, Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi mengatakan bahwa Pancasila menjadi pijakan kita untuk hidup berbangsa dan bernegara.

    “Pancasila bukan hanya sebagai dasar negara, tapi juga pijakan hidup berbangsa dan bernegara,” kata Budi kepada wartawan, Senin (1/6/2020) di Kota Serang.

    Semangat Pancasila digaungkan Ir. Soekarno pada 75 tahun yang lalu saat melakukan rapat bersama Dokuritsu Junbi Cosakai atau Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) lewat pidato secara tidak tertulisnya.

    Menelisik fakta sejarahnya, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Serang tersebut juga menuturkan bahwa menurutnya, di tengah masa pandemi seperti ini, semangat Pancasila adalah semangat gotong royong.

    “Ditengah pandemi Covid-19 ini mari kita saling membantu bagi saudara kita yang terdampak wabah Covid-19,” ujarnya.

    Sementara itu, Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, nilai-nilai luhur Pansasila ini menjadi pedoman bagi kehidupan birokrasi serta kehidupan masyarakat.

    “Bagaimana pun, nilai-nilai luhur ini bisa diterapkan atau bisa dilaksanakan dari tatanan birokrasi maupun masyarakat,” kata Syafrudin.

    Terutama dalam menghadapi Covid-19, Syafrudin mengatakan bahwa Kota Serang harus berdikari dan menerapkan keyakinan diri untuk berhasil melewati masa pandemi ini.

    Senada dengan Ketua DPRD Kota Serang, Wali Kota Serang juga mengajak masyarakat Ibukota Provinsi Banten untuk gotong royong dalam menghadapi situasi pandemi ini.

    “Bersama-sama kita gotong royong, kita harus membersihkan Covid-19 dari Kota Serang,” tandasnya. (Jon)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Harga Gabah Petani di Banten Alami Penurunan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Badan Pusat Statistik (BPS) Banten mencatat rata-rata harga gabah di tingkat petani pada November 2020 mengalami penurunan. Penurunan...

    Waduh! Kapolsek Walantaka Dicopot Pasca Kerumunan pada Pertandingan Sepak Bola

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pasca adanya kerumunan pada pertandingan sepak bola di Kecamatan Walantaka pada Rabu (3/12) lalu, Kapolsek Walantaka AKP Kasmuri, di copot jabatannya dan...

    Pasca Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Kota Serang Terendam Banjir

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Setelah diguyur hujan deras semalaman, beberapa wilayah di Kota Serang terendam banjir, seperti di Komplek Citra Gading, Kampung Munjul Jaya, Kelurahan Karundang dan...

    Kota Serang Dikepung Banjir, Warga Diminta Waspada Banjir Susulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kota Serang kembali dikepung banjir setelah diguyur hujan sejak Rabu malam hingga kamis (3/12) pagi. Beberapa titik yang jadi langganan banjir diantaranya komplek...

    Banten Dinilai Darurat Kekerasan Perempuan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Hari Internasional Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan kerap diperingati setiap tanggal 25 November, namun kali ini berbeda lantaran dihadapkan dengan situasi pandemi corona,...
    - Advertisement -
    - Advertisement -