More

    Jelang New Normal, Ketua DPRD Kota Serang Sidak Kawasan Banten Lama

    Must Read

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    SERANG/POSPUBLIK – Menjelang penerapan konsep tatanan kehidupan baru di Kota Serang, Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi melakukan sidak di kawasan kesultanan Banten Lama, Kasemen.

    Hasil pengamatan yang dilakukan di kawasan tersebut Budi menilai bahwa penerapan protokol kesehatan di tengah situasi wabah Covid-19 masih kurang dari yang diharapkan.

    “Protokol kesehatan yang diterapkan disini kurang tegas, karena masih ada beberapa yang berziarah tidak memperhatikan jaga jarak,” kata Budi usai melakukan kunjungan, Selasa (1/6).

    Ketua DPC Partai Gerindra Kota Serang tersebut tidak menginginkan kawasan pusat peradaban yang menjadi wilayah dapilnya tersebut menjadi pusat penyebaran baru dari Covid-19.

    “Ini untuk mengawasi bagaimana protokol kesehatan yang sudah di lakukan pihak kenadziran dan satgas dari Perkim provinsi, agar kawasan banten lama ini tidak menjadi kawasan baru pusat penyebaran Covid-19 atau transmisi lokal, itu bahaya,” tandasnya.

    Sehingga, Budi berharap pemerintah Kota (Pemkot) Serang dapat lebih tegas dalam hal penerapan protokol kesehatan di tengah masyarakat. “Kita melihat kesiapan pemerintah ini seperti apa, dan saya harap pemerintah bisa tegas, karena disini kekurangan keamanan dalam mengatur orang yang keluar masuk kawasan,” tegasnya.

    Selain itu, ia meminta pihak Pemkot Serang untuk menurunkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) beserta petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) untuk membantu pihak kenadziran menjaga setiap pintu masuk menuju kawasan tersebut.

    “Saya meminta pemkot menurunkan Satpol PP dan Dishubnya kesini, bantu menjaga setiap pintu,” ungkapnya.

    “Dinas Kesehatan (Dinkes) dan puskesmas juga perlu hadir, jadi ketika orang masuk itu harus di cek, dan ketika bersuhu tinggi juga sudah ada penanganannya,” lanjutnya.

    Terakhir ia menuturkan bahwa pihak Pemkot Serang dapat hadir di tengah masyarakat untuk membantu melindungi masyarakatnya dari Covid-19.

    “Makanya saya ingin pemerintah hadir disini, saya melihat dengan dibuka kembali juga masyarakat senang, tapi pemerintah tidak boleh tutup mata dalam melayani masyarakatnya, tidak hanya disini tapi di tempat keramaian lainnya,” pungkasnya. (Jon)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    Dianggap Rugikan Para Pekerja, F-PKS Banten Tolak Kebijakan Perpendek Libur Idul Fitri

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois menyatakan menolak kebijakan Menpan-RB Tjahjo Kumolo yang akan memperpendek libur Idul Fitri. Diketahui, MenPAN-RB Tjahjo...

    DPD KNPI Banten Ali Tak Kunjung Musda, Suparta: Organisasi Dijadikan Dagelan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tokoh Muda Banten Suparta Kurniawan menilai DPD KNPI Banten telah dijadikan dagelan organisasi oleh Ali Hanafiah. Dijelaskan Suparta, sejak digelarnya Musda DPD KNPI...

    F-Golkar DPRD Kota Serang Siap Sepakati Ruislag, Ini Syaratnya

    SERANG - Fraksi Golkar DPRD Kota Serang menyatakan siap mendukung ruislag antara Pemkot Serang dengan PT Bersama Kembang Kerep Sejahtera (BKKS). Hal tersebut langsung...

    Pengusaha Minta Perda PUK Dibatalkan, Ketua DPRD Kota Serang: Lawan, Miras Tidak Boleh Bebas Diperjual belikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi , menyatakan siap pasang badan untuk melakukan perlawanan terhadap para pengusaha yang mengajukan permohonan pembatalan (Judicial...
    - Advertisement -
    - Advertisement -