More

    Tren Kasus Positif Covid-19 di Kota Serang Kembali Bertambah

    Must Read

    Lelang Jabatan Sekda Kota Serang, Syafrudin Tunggu Rekomendasi KASN

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) setelah rangking tiga besar diusulkan. Diketahui,...

    Dikawal Aparat, Warga Padarincang Pukul Mundur Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ratusan warga Padarincang yang menghalau alat berat perusahaan PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG) atau Pembangkit Listrik...

    PAD Kota Serang Tahun 2020 Tak Capai Target

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Serang tahun 2020 tak mencapai target, lantaran PAD ini hanya mencapai Rp190...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Tren kasus masyarakat Ibukota Provinsi Banten yang terinfeksi Covid-19 menjelang penerapan konsep ‘New Normal’ kini kembali bertambah.

    Kali ini berasal dari warga Kelurahan Curug, Kecamatan Curug yakni nyonya J (68) yang diduga terinfeksi dari anggota keluarganya yang telah ditetapkan berstatus positif Covid-19 sebelumnya dengan inisial LM (20).

    Hal tersebut disampaikan Jurubicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Serang Hari W Pamungkas saat dikonfirmasi awak media lewat sambungan telepon, Selasa (2/6).

    Diketahui sebelumnya, nyonya J merupakan hasil dari tracking sebelumnya pada saat LM ditetapkan positif Covid-19. Dari 99 orang yang dilakukan rapid tes, lanjut Hari, hanya tujuh orang yang berstatus reaktif.

    “Sesuai hasil test PCR, hanya nyonya J yang terkonfirmasi positif,” ujar Hari.

    Sehingga, Hari menyimpulkan bahwa nyonya J tergolong kedalam transmisi lokal penyebaran Covid-19 di Kota Serang. Oleh sebab itu Ia mengimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

    “Cermat pakai masker, kemudian menghindari kerumunan, hindari orang batuk dan tidak pakai masker,” tuturnya.

    Terlebih menjelang penerapan konsep ‘New Normal’, menurutnya penerapan protokol kesehatan dikalangan masyarakat harus diperketat.

    “New normal kan keniscayaan artinya penanggulangan penyebaran harus mempertimbangkan aspek perekonomian masyarakat. Protokol kesehatan harus lebih di tingkatkan,” pungkasnya. (Jon)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam...

    Datangi Ribuan Massa Pendukung HRS, Walikota Serang Bilang Begini

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ribuan massa Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar siaga apel akbar persiapan kedatangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq...

    Kapolda Banten: Spanduk Tak Berizin Akan di Turunkan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kapolda Banten, Irjen Pol Fiandar menegaskan untuk spanduk-spanduk yang dipasang dengan sengaja di daerah Banten dan tidak mempunyai izin akan di turunkan. Dirinya...

    Pangdam III Siliwangi: 1.000 Personil TNI Akan Ikut Amankan Pilkada Serentak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - TNI-Polri sudah menyiapkan personil untuk mengamankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Provinsi Banten. Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto pun...

    Lelang Jabatan Sekda Kota Serang, Syafrudin Tunggu Rekomendasi KASN

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) setelah rangking tiga besar diusulkan. Diketahui, peserta pada lelang jabatan Sekda...
    - Advertisement -
    - Advertisement -