More

    Pasca Lebaran, Kawasan Banten Lama Ramai Pengunjung

    Must Read

    Puluhan Sekolah di Kota Serang Dikategorikan Belum Ramah Anak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Puluhan sekolah SMP di Kota Serang masih di dikategorikan sebagai Sekolah Ramah Anak. Pasalnya, masih banyak syarat-syarat...

    558 Personil Polres Serang Diterjunkan Amankan Pilkada

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Serang, Polres Serang akan persiapkan pengamanan mulai dari pendistribusian logistik, surat...

    Jadi Tempat Esek-Esek, Pemkot Serang Bakal Sulap Kepandean

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kerap dijadikan tempat esek-esek, Pasar Kepandean direncanakan bakal di tata ulang atau dijadikan tempat terbuka hijau pada...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Pasca lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah serta menuju penerapan konsep ‘New Normal’, kawasan wisata religi Banten Lama di Kecamatan Kasemen, Kota Serang mulai ramai dipadati pengunjung.

    Pantauan di lokasi pada Selasa (2/6) kemarin. Sejumlah pengunjung nampak berkerumun tanpa memperhatikan jarak aman. Selain itu, masih ada beberapa warga yang tidak menggunakan masker. Padahal, wabah Covid-19 masih belum hilang.

    Salah seorang warga Kabupaten Serang yang berkunjung di kawasan Banten Lama Mawadah mengatakan, pasca Idul Fitri dirinya datang bersama temannya dan sudah tiga kali berkunjung ke Banten Lama.

    “Habis lebaran sudah tiga kali ke sini, main saja ‘nyenyore’,” kata Mawadah kepada wartawan, Selasa (2/6/2020).

    Dengan kondisi masih merebaknya pandemi Covid-19 seperti saat ini, Mawadah mengaku tidak takut dengan virus mematikan tersebut, serta berharap agar Banten tetap aman dari penyebaran virus.

    “Udah gak takut, takut mah sama Allah saja. Mudah-mudahan gak ada dari zona merah, jadi di Banten ini tetap aman,” ungkapnya.

    Menanggapi hal itu, Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Serang Hari W Pamungkas mengatakan, justru dengan akan diterapkannya konsep tatanan kehidupan normal baru tersebut, tingkat kepatuhan masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan harus meningkat.

    “Tentunya, dengan ada ‘New Normal’ tingkat kedisipilinan kesehatan harus lebih tinggi,” kata Hari kepada wartawan lewat sambungan telepon, Selasa (2/6).

    Menurutnya, untuk mendisiplinkan masyarakat Ibukota Provinsi Banten dalam penerapan protokol kesehatan, perlu ada penegakan hukum yang diberlakukan.

    “Apabila tidak ada masker, hukumannya hukuman sosial,” ujar Hari. (Jon)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Harga Gabah Petani di Banten Alami Penurunan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Badan Pusat Statistik (BPS) Banten mencatat rata-rata harga gabah di tingkat petani pada November 2020 mengalami penurunan. Penurunan...

    Waduh! Kapolsek Walantaka Dicopot Pasca Kerumunan pada Pertandingan Sepak Bola

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pasca adanya kerumunan pada pertandingan sepak bola di Kecamatan Walantaka pada Rabu (3/12) lalu, Kapolsek Walantaka AKP Kasmuri, di copot jabatannya dan...

    Pasca Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Kota Serang Terendam Banjir

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Setelah diguyur hujan deras semalaman, beberapa wilayah di Kota Serang terendam banjir, seperti di Komplek Citra Gading, Kampung Munjul Jaya, Kelurahan Karundang dan...

    Kota Serang Dikepung Banjir, Warga Diminta Waspada Banjir Susulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kota Serang kembali dikepung banjir setelah diguyur hujan sejak Rabu malam hingga kamis (3/12) pagi. Beberapa titik yang jadi langganan banjir diantaranya komplek...

    Banten Dinilai Darurat Kekerasan Perempuan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Hari Internasional Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan kerap diperingati setiap tanggal 25 November, namun kali ini berbeda lantaran dihadapkan dengan situasi pandemi corona,...
    - Advertisement -
    - Advertisement -