More

    Berpotensi Dongkrak PAD, PDAB Tirta Madani Akan Dirubah Menjadi BUMD

    Must Read

    IMM Sebut Anggaran Perjalanan Anggota Dewan Habiskan Rp44 Miliar Ditengah Pandemi

    PANDEGLANG/POSPUBLIK.CO - Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Pandeglang menyayangkan penggunaan anggaran perjalanan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah...

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam...

    Berkah Jelang Pilkada Serentak Bagi Petugas Pelipat Surat Suara

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Jelang Pilkada serentak 2020 ternyata membawa berkah bagi para petugas pelipat surat suara untuk pemilihan bupati Serang...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menargetkan Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAB) Tirta Madani berubah menjadi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Ia meyakini perubahan itu dapat mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    Atas dasar itu, pihaknya akan mulai melakukan pembahasan rancangan peraturan daerah (Raperda) itu pada APBD perubahan tahun 2020 ini.

    “Ditergetkan 2021 sudah berubah jadi Perumdam (Perusahaan umum daerah air minum),” kata Ketua DPC Partai Gerindra Kota Serang tersebut kepada wartawan usai mengunjungi kantor PDAB Tirta Madani yang berlokasi di Jl. Raya Banten, Kasemen, Kota Serang, pada Jum’at (5/6/2020).

    Untuk menunjang perubahan itu, ia memandang lokasi kantor PDAB pindah ke tempat yang lebih strategis dan representatif. “Makanya tempatnya harus representatif dulu, dipindahkan ke UPT bekas dinas pendidikan dekat Kantor Kecamatan Kasemen,” ucapnya.

    Sementara itu, dari informasi yang diterimanya setelah pada tiga tahun sebelumnya PDAB terus mengalami kerugian ratusan juta, pada triwulan pertama tahun 2020, PDAB itu justru sudah menghasilkan keuntungan sebesar Rp 300 juta.

    Pelaksana tugas (Plt) Direktur PDAB Tirta Madani Nana Sukmana menuturkan bahwa konsumen yang dimiliki baru ada sekita 2.600 orang, dari dua kecamatan yang baru bisa dilayani, yakni Kecamatan Kasemen dan Serang.

    “Kita baru melayani dua, Kasemen sama sebagian kota (Serang) karena sisanya masih tumpang tindih dengan kabupaten,” ungkapnya.

    “Keinginan kami bisa melayani seluruh wilayah di Kota Serang,” lanjutnya.

    Untuk menyuplai air bersih kepada masyarakat, PDAB Tirta Madani mengandalkan sumber air dari Sungai Cibanten dan Bendungan Sindang Heula yang dikhususkan untuk Kota Serang, Kota Cilegon dan Kabupaten Serang.

    “Insya Allah kita dapat bantuan 40 liter perdetik di Banten KPW dalam tahun ini, itu bantuan pusat, itu dari Cibanten,” kata Nana.

    Terakhir, Nana berharap pada tahun 2021 mendatang, sumber air dari Bendungan Sindang Heula sudah bisa dimanfaatkan. (Jon)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Jadi Tempat Esek-Esek, Pemkot Serang Bakal Sulap Kepandean

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kerap dijadikan tempat esek-esek, Pasar Kepandean direncanakan bakal di tata ulang atau dijadikan tempat terbuka hijau pada...

    Puluhan Sekolah di Kota Serang Dikategorikan Belum Ramah Anak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Puluhan sekolah SMP di Kota Serang masih di dikategorikan sebagai Sekolah Ramah Anak. Pasalnya, masih banyak syarat-syarat yang belum terpenuhi dari sekolah...

    FPUIB di Polisikan, Advokat: Ada Orang Yang Benci Islam

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Warga Kota Serang berinisial H didampingi kuasa hukum dari Banten Lawyers Club (BLC) melaporkan dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) pada acara Apel...

    Diduga Deklarasi Damai Langgar Prokes, FPUIB di Polisikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Warga Kota Serang berinisial H melaporkan dugaan pelanggaran protokol kesehatan (Prokes) pada acara Apel Akbar deklarasi damai yang digelar oleh Forum Persaudaraan...

    APBD Kota Serang Tahun 2021 Defisit 75 Miliar

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Serang tahun anggaran 2021 alami defisit sebesar Rp 75,5 miliar. Demikian hal tersebut di...
    - Advertisement -
    - Advertisement -