More

    Persiapan ‘New Normal’, 2 Pusat Perbelanjaan di Kota Serang di Sidak

    Must Read

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Dalam rangka persiapan ‘New Normal’, Kapolda Banten didampingi Wali Kota Serang bersama para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melakukan kunjungan terhadap dua pusat perbelanjaan di Kota Serang.

    Dua pusat perbelanjaan tersebut yakni, Mall Of Serang (MOS) dan Carrefour. Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar mengatakan bahwa kunjungan tersebut dalam rangka melihat kesiapan pelaku usaha dalam menerapkan protokol kesehatan.

    Bukan hanya dua tempat itu saja, Finandar juga menyebutkan, menuju ‘New Normal’ ini pusat-pusat keramaian juga harus diterapkan protokol kesehatan demi memutus matarantai penyebaran Covid-19.

    “Protokol kesehatan ini untuk setiap pusat keramaian juga, tujuannya virus tidak berkembang,” kata Finandar kepada awak media, Jum’at (5/6) di Kota Serang.

    Hasil dari kunjungan kedua tempat tersebut, menurutnya secara keseluruhan sudah sesuai dengan standar. Kendati demikian, ia memberikan catatan khusus bagi pihak pengelola usaha.

    “Secara umum sudah bagus, bahkan menyediakan masker gratis, tapi protokol kesehatan harus diumumkan secara berulang, itu jadi catatan khusus,” ungkapnya.

    Sementara, ia menyebutkan akan ada sanksi bagi masyarakat yang melanggar atau tidak menerapkan protokol kesehatan ketika mengunjungi pusat perbelanjaan atau pusat keramaian lainnya.

    “Ini sanksinya persuasif, kalo tidak pake masker disuruh pulang lagi, kalo tempatnya sedia masker maka dikasih,” tukasnya.

    Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan bahwa, kedua pusat perbelanjaan ini sudah siap untuk melaksanakan new normal dan menerapkan protokol kesehatan.

    “Saya kira kedua mal ini sudah layak, hanya sedikit perbaikan untuk menerima aturan baru atau new normal,” ujarnya.

    Namun ketika peninjauan Carrefour, lanjut Syafrudin, ada sedikit kekurangan diantaranya tempat cuci tangan berada didalam toilet. “Jadi kami menganjurkan untuk tempat cuci tangan ada diluar, kemudian jarak pyshical distancing juga tidak terlalu dimengerti, nanti kita akan arahkan,” jelasnya.

    Sementara itu, Deputi Mall Director Mall Of Serang Wisnu Fernandez menuturkan, kini pada Mall yang mampu menampung 10ribu orng pengunjung dengan kondisi normal tersebut hanya ada 60persen outlet yang beroperasi.

    “Otlet yang beroperasi di MOS kini hanya 60persen, karena masih menunggu aturan pemerintah setempat,” ungkapnya.

    Wisnu memastikan bahwa pihaknya akan mengikuti peraturan pemerintah untuk mempersiapkan ‘New Normal’. Namun untuk penerapan konsep tersebut pihaknya masih menunggu ketentuan pemerintah setempat.

    “New normal masih menunggu pemda setempat,” ujarnya.
    (Jon)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Dianggap Rugikan Para Pekerja, F-PKS Banten Tolak Kebijakan Perpendek Libur Idul Fitri

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois menyatakan menolak kebijakan Menpan-RB Tjahjo Kumolo yang akan memperpendek...

    DPD KNPI Banten Ali Tak Kunjung Musda, Suparta: Organisasi Dijadikan Dagelan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tokoh Muda Banten Suparta Kurniawan menilai DPD KNPI Banten telah dijadikan dagelan organisasi oleh Ali Hanafiah. Dijelaskan Suparta, sejak digelarnya Musda DPD KNPI...

    F-Golkar DPRD Kota Serang Siap Sepakati Ruislag, Ini Syaratnya

    SERANG - Fraksi Golkar DPRD Kota Serang menyatakan siap mendukung ruislag antara Pemkot Serang dengan PT Bersama Kembang Kerep Sejahtera (BKKS). Hal tersebut langsung...

    Pengusaha Minta Perda PUK Dibatalkan, Ketua DPRD Kota Serang: Lawan, Miras Tidak Boleh Bebas Diperjual belikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi , menyatakan siap pasang badan untuk melakukan perlawanan terhadap para pengusaha yang mengajukan permohonan pembatalan (Judicial...

    Dianggap Extra Ordinary Craem, Akademisi UNMA Desak Polda Banten Usut Pengedar Rokok Ilegal di Lebak Selatan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Akademisi Fakultas Hukum Pascasarjana Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten Ipul Saepuloh, mendesak Kepolisian Daerah (Polda) Banten untuk mengusut tuntas peredaran rokok Ilegal...
    - Advertisement -
    - Advertisement -