More

    Desak Kampus Gratiskan UKT, Mahasiswa UIN Ancam Lakukan Demonstrasi

    Must Read

    Warga Padarincang Hadang Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO- Ratusan warga Padarincang, Kabupaten Serang, berhamburan disepanjang jalan bersiap melakukan penghadangan alat berat perusahaan Pembangkit ListrtikTenaga Panas Bumi...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30,...

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten mendesak pihak kampus untuk menggratiskan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) semester depan. Hal itu karena, banyak orang tua dari mahasiswa yang kesulitan ekonomi akibat Pandemi Covid-19.

    Ketua Forum Silaturahmi Organisasi Eksternal (FSOE) UIN Banten, Dede Ruslan mengatakan, hadirnya pandemi ini membuat sejumlah orang tua dari mahasiswa mengalami kesulitan dalam pemenuhan ekonomi keluarga. Tak terkecuali dalam pembayaran UKT.

    “Banyak orang tua mahasiswa yang terkena PHK. Sektor informal, buruh serabutan, dan pengangguran pun ikut terdampak dari virus ini,” ujar pria yang akrab di sapa Ucan itu, Selasa (9/6/2020).

    Ucan menuturkan, di tambah lagi tidak adanya kuliah secara fisik atau tatap muka sehingga mahasiswa tidak menggunakan fasilitas kampus, maka pihaknya mendesak agar dibebaskan dari pembayaran UKT pada semester mendatang.

    Ia meminta, pihak kampus dapat memaklumi terkait persoalan itu. Bahkan, jika tuntutan itu tidak terpenuhi, pihaknya mengancam akan melakukan aksi unjuk rasa.

    “Kami mendesak agar pihak kampus memahami hal ini. Apabila tidak ada respon, kami akan demonstrasi di kampus bersama ribuan mahasiswa lain yang keberatan terkait pembayaran UKT,” tukasnya.

    Senada dengan Ucan, Koordinator Umum KMS 30, Fikri Maswandi mengatakan, pada semester ini mahasiswa sudah terlanjur melakukan pembayaran UKT namun tidak menikmati sepenuhnya fasilitas kampus.

    “Idealnya pihak kampus harus mendistribusikan fasilitas daring seperti paket data, ini menjadi keresahan bersama juga. Kami pun menolak kuliah semester depan tidak mesti pembayaran UKT lagi,” terangnya.

    Selain itu, kata Fikri, pihak kampus juga harus menyediakan fasilitas kuota bagi mahasiswa yang saat ini membutuhkan hal itu untuk melakukan kuliah online.

    “Atas kondisi itu tidak ada alasan mahasiswa untuk tidak menolak pembayaran UKT semester depan. Dan kampus harus menyediakan kuota bagi mahasiswa yang melakukan kuliah online,” tandasnya. (Jon).

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Banten. Kegiatan bertajuk 'Menyelaraskan Pertumbuhan Ekonomi...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...
    - Advertisement -
    - Advertisement -