More

    Kunjungan Warga Membludak, Wali Kota Serang Turun Tangan Tertibkan Antrean

    Must Read

    Kades Sukarame Tanggapi Kritikan Warga yang Tanam Pohon Pisang dan Kuburan di Jalan Rusak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pasca di kritik oleh puluhan warga Kampung Ciakar, Desa Sukarame, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang terkait jalan rusak...

    Dikawal Aparat, Warga Padarincang Pukul Mundur Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ratusan warga Padarincang yang menghalau alat berat perusahaan PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG) atau Pembangkit Listrik...

    LUIB Kecam Keras Ormas Penolak Kedatangan HRS ke Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah organisasi Islam yang tergabung dalam Laskar Umat Islam Banten (LUIB) mengecam keras ormas yang menolak kedatangan...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Wali Kota Serang Syafrudin turun tangan langsung dalam menertibkan antrean masyarakat di dua kantor dinas Kota Serang yang membuka layanan untuk masyarakat.

    Dua dinas tersebut yakni, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Serang, hal tersebut berdasarkan informasi membludaknya warga di dinas itu yang mengabaikan aturan protokol kesehatan.

    “Ini atas adanya informasi antrean yang panjang, kemudian ada juga yang tidak pakai masker dan berdesak-desakan,” kata Syafrudin kepada wartawan, usai melakukan kunjungan ke dua dinas tersebut, Selasa (9/6/2020).

    Selain itu, kunjugan orang nomor satu di Kota Serang tersebut juga untuk memastikan pelayanan di dinas terkiat tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai yang ditentukan.

    “Saya datang kesini untuk menekankan kepada kedua dinas ini untuk bisa menerapkan protokol kesehatan yang benar,” ujar Syafrudin.

    Sementara ini, berdasarkan hasil tinjauan beberapa sarana penunjang protokol kesehatan seperti kubus disinfektan, tempat cuci tangan, dan penanda batas jaga jarak belum berfungsi maksimal.

    “Disinfektan belum berfungsi, mudah-mudahan besok disiapkan cuci tangan, disinfektan, jaga jarak sekitar satu meter. Kami juga akan batasi dilantai,” tuturnya.

    Syafrudin juga menekankan kepada dinas terkait untuk gencar mensosialisasikan protokol kesehatan di tengah kondisi pandemi seperti ini.

    “Dengan artian, ketika terlihat berdesak-desakan segera berikan imbauan. Kami berharap bisa menerapkan protokol kesehatan dalam kondisi seperti ini (red: desak-desakan),” pungkasnya. (Jon)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Diduga Hendak Akhiri Hidup, Seorang Wanita Bergelantungan di Jembatan Baru Ciujung-Kragilan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Entah apa yang dipikirkan seorang wanita yang hendak mengakhiri hidupnya di salah satu jembatan baru Ciujung-Kragilan. Namun, menurut...

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan pencabulan tersebut menimpa Ika Lestari,...

    Dikawal Aparat, Warga Padarincang Pukul Mundur Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ratusan warga Padarincang yang menghalau alat berat perusahaan PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG) atau Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) berhasil...

    Warga Padarincang Hadang Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO- Ratusan warga Padarincang, Kabupaten Serang, berhamburan disepanjang jalan bersiap melakukan penghadangan alat berat perusahaan Pembangkit ListrtikTenaga Panas Bumi (PLTPB) alias Getohermal. Berdasarkan informasi yang...

    UMK Banten 2021 Naik Sebesar 1,5 Persen, Ini Besaranya

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Gubernur Banten Wahidin Halim telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2021 di seluruh wilayah Banten naik sebesar 1,5 persen. Penetapan tersebut tertuang...
    - Advertisement -
    - Advertisement -