More

    Sebanyak 38 Kursi Jabatan di Pemkot Serang Kosong

    Must Read

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Sebanyak 38 kursi jabatan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang kosong. Jabatan itu terdiri dari satu jabatan eselon II, tujuh jabatan eselon III dan 30 jabatan eselon IV.

    Kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang Ritadi membenarkan atas adanya kekosongan jabatan tersebut. Ia menyebutkan jabatan yang kosong itu diantaranya untuk eselon II yaitu jabatan Asda II, kemudian untuk eselon III yakni Kepala Bagian Organisasi, Sekretaris Dinas Sosial, Sekretaris Dinas Perhubungan, Kepala Bidang TU, Bappeda dua kursi, dan satu kursi di Satpol PP.

    “Asda II kosong, eselon III ada tujuh yang kosong kurang lebih, eselon IV nya kurang lebih 30 yang kosong,” kata Ritadi kepada wartawan saat dikonfirmasi lewat sambungan telepon, Senin (8/6).

    Mantan Camat Cipocok Jaya tersebut menyebutkan, khusus Asda II akan dilakukan proses open biding, yang kini masih dalam tahap persiapan dan konsultasi untuk pengisian kursi tersebut. Sementara, Asda II kini diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt).

    “Untuk sementara kursi eselon II masih Plt, tidak ada batasan tenggat waktu untuk diisi oleh Plt,” tandasnya.

    Meskipun ditengah masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, ia menyebutkan bahwa akan terus melangsungkan proses open biding untuk Asda II itu. “Gak ada aturan yang melarang keberlangsungan ini di tengah pandemi. Kabupaten Serang kan sudah melakukan. Yang penting menggunakan protokol kesehatan,” tukasnya.

    Untuk mengisi kekosongan kursi di tataran pejabat eselon III dan IV, Ritadi menuturkan akan dilakukan rotasi mutasi yang tongkat komandonya dipegang langsung oleh Wali Kota Serang, Syafrudin.

    “Rotasi mutasi kebijakan ada di Wali Kota. Itu gimana nanti kalo pak wali memerintahkan pasti kami laksanakan,” ungkapnya.

    Terpisah, Wali Kota Serang Syafrudin mengaku belum ada pembahasan mengenai kekosongan jabatan di lingkungan pemerintahan Ibukota Provinsi Banten itu. “Belum ada pembahasan,” singkatnya. (Jon)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    Dianggap Rugikan Para Pekerja, F-PKS Banten Tolak Kebijakan Perpendek Libur Idul Fitri

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois menyatakan menolak kebijakan Menpan-RB Tjahjo Kumolo yang akan memperpendek libur Idul Fitri. Diketahui, MenPAN-RB Tjahjo...

    DPD KNPI Banten Ali Tak Kunjung Musda, Suparta: Organisasi Dijadikan Dagelan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tokoh Muda Banten Suparta Kurniawan menilai DPD KNPI Banten telah dijadikan dagelan organisasi oleh Ali Hanafiah. Dijelaskan Suparta, sejak digelarnya Musda DPD KNPI...

    F-Golkar DPRD Kota Serang Siap Sepakati Ruislag, Ini Syaratnya

    SERANG - Fraksi Golkar DPRD Kota Serang menyatakan siap mendukung ruislag antara Pemkot Serang dengan PT Bersama Kembang Kerep Sejahtera (BKKS). Hal tersebut langsung...

    Pengusaha Minta Perda PUK Dibatalkan, Ketua DPRD Kota Serang: Lawan, Miras Tidak Boleh Bebas Diperjual belikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi , menyatakan siap pasang badan untuk melakukan perlawanan terhadap para pengusaha yang mengajukan permohonan pembatalan (Judicial...
    - Advertisement -
    - Advertisement -