More

    Sebanyak 38 Kursi Jabatan di Pemkot Serang Kosong

    Must Read

    Datangi Ribuan Massa Pendukung HRS, Walikota Serang Bilang Begini

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ribuan massa Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar siaga apel akbar persiapan kedatangan imam besar Front...

    Tolak Keputusan Gubernur Soal UMK 2021, Buruh Banten Bakal Gelar Aksi Mogok

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) akan memasifkan sosialisasi penolakan Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten Wahidin Halim, terkait...

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Sebanyak 38 kursi jabatan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang kosong. Jabatan itu terdiri dari satu jabatan eselon II, tujuh jabatan eselon III dan 30 jabatan eselon IV.

    Kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang Ritadi membenarkan atas adanya kekosongan jabatan tersebut. Ia menyebutkan jabatan yang kosong itu diantaranya untuk eselon II yaitu jabatan Asda II, kemudian untuk eselon III yakni Kepala Bagian Organisasi, Sekretaris Dinas Sosial, Sekretaris Dinas Perhubungan, Kepala Bidang TU, Bappeda dua kursi, dan satu kursi di Satpol PP.

    “Asda II kosong, eselon III ada tujuh yang kosong kurang lebih, eselon IV nya kurang lebih 30 yang kosong,” kata Ritadi kepada wartawan saat dikonfirmasi lewat sambungan telepon, Senin (8/6).

    Mantan Camat Cipocok Jaya tersebut menyebutkan, khusus Asda II akan dilakukan proses open biding, yang kini masih dalam tahap persiapan dan konsultasi untuk pengisian kursi tersebut. Sementara, Asda II kini diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt).

    “Untuk sementara kursi eselon II masih Plt, tidak ada batasan tenggat waktu untuk diisi oleh Plt,” tandasnya.

    Meskipun ditengah masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, ia menyebutkan bahwa akan terus melangsungkan proses open biding untuk Asda II itu. “Gak ada aturan yang melarang keberlangsungan ini di tengah pandemi. Kabupaten Serang kan sudah melakukan. Yang penting menggunakan protokol kesehatan,” tukasnya.

    Untuk mengisi kekosongan kursi di tataran pejabat eselon III dan IV, Ritadi menuturkan akan dilakukan rotasi mutasi yang tongkat komandonya dipegang langsung oleh Wali Kota Serang, Syafrudin.

    “Rotasi mutasi kebijakan ada di Wali Kota. Itu gimana nanti kalo pak wali memerintahkan pasti kami laksanakan,” ungkapnya.

    Terpisah, Wali Kota Serang Syafrudin mengaku belum ada pembahasan mengenai kekosongan jabatan di lingkungan pemerintahan Ibukota Provinsi Banten itu. “Belum ada pembahasan,” singkatnya. (Jon)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Banten. Kegiatan bertajuk 'Menyelaraskan Pertumbuhan Ekonomi...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...
    - Advertisement -
    - Advertisement -