More

    Jika Ada Penyelewengan Dana Bansos, Dinsos Meminta Warga Banten Melapor

    Must Read

    Warga Padarincang Hadang Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO- Ratusan warga Padarincang, Kabupaten Serang, berhamburan disepanjang jalan bersiap melakukan penghadangan alat berat perusahaan Pembangkit ListrtikTenaga Panas Bumi...

    Datangi Ribuan Massa Pendukung HRS, Walikota Serang Bilang Begini

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ribuan massa Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar siaga apel akbar persiapan kedatangan imam besar Front...

    LUIB Kecam Keras Ormas Penolak Kedatangan HRS ke Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah organisasi Islam yang tergabung dalam Laskar Umat Islam Banten (LUIB) mengecam keras ormas yang menolak kedatangan...

    SERANG/POSPUBLIK.CO— Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Nurhana meminta, kepada masyarakat Banten agar terlibat aktif mengawasi proses penyaluran Dana Bantuan Sosial (Bansos) Covid-19.

    Maka dari itu, dirinya menyarankan kepada warga jika mengetahui terjadi praktek penyelewengan dana bansos untuk tidak segan-segan melaporkan kepada Dinas Sosial.

    “Bantuan Sosial (Bansos) Covid-19 bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat Banten yang terdampak Covid-19. Jangan sampai malah masyarakat terbebani dengan adanya pungli. Kalau ada (pungli), segera laporkan,” ucapnya usai melakukan telekonferensi bersama Ombudsman Banten dan Dinas Sosial se – Provinsi Banten, Rabu (/10/6/2020).

    Untuk wadah pengaduan, Dijelaskan Nurhana, saat ini Dinsos Provinsi Banten memiliki layanan aduan di laman www.dinsos.bantenprov.go.id. menurutnya Di laman tersebut ada kolom aduan.

    “Jadi, silakan kirim aduan ke kami. Biar kami segera tindaklanjuti,” katanya.

    “Jika tidak ada pungutan, penerima manfaat bisa merasakan bantuan tersebut dengan baik. Hal yang jelas, Dinsos Pemprov Banten tidak memberikan arahan untuk melakukan pungutan liar bagi penerima bantuan sosial. Jika memang peristiwa itu terjadi di lapangan silakan untuk melaporkan peristiwa tersebut,” tegas Nurhana.

    Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Sekertaris Dinsos Budi Darma mengatakan, data penerima bantuan sosial sebagai identitas kemampuan secara ekonomi seseorang, untuk itu, kata dia hak dan data pribadi seseorang tidak boleh disampaikan kepada masyarakat luas.

    “Hal tersebut berdasarkan Undang-undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik Pasal 17 poin H bahwa data penerima bantuan masuk ke dalam informasi yang dikecualikan karena bersifat mengungkap rahasia pribadi seseorang mengenai kemampuan/ ketidakmampuan sosial maupun ekonomi,” ungkapnya.

    Menurut Budi, penyaluran bansos harus berasaskan akuntabilitas dan transparan, meski demikian, Budi mengaku ada permasalahan data di lapangan yang berdampak pada leletnya penyaluran dana Covid-19.

    “Bantuan Sosial JPS Covid-19 terkesan agak lama, karena proses pendataan dan pembuatan rekening bank membutuhkan waktu,” jelasnya.

    “Namun untuk tahap kedua dan ketiga jika masih ada, kemungkinan akan bisa lebih cepat karena data lebih baik dan rekening sudah ada. Kami Dinsos Pemprov Banten juga meminta dukungan semua pihak agar bantuan sosial JPS Covid-19 ini dapat tersalurkan dengan baik, dan penerima manfaat tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19,” tandas Budi.

    Diketahui, di Banten anggaran bansos bersumber dari pemerintah pusat akan disalurkan kepada 248.823 sasaran sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sementara bansos dari Pemprov Banten dialokasikan untuk 421.117 sasaran. Dan bansos dari pemkot/pemkab akan disalurkan kepada 309.570 sasaran. (Jejen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS)...
    - Advertisement -
    - Advertisement -