More

    Ketua Komisi II DPRD Kota Serang Minta Dinsos Perbaiki Data Penerima JPS

    Must Read

    PAD Kota Serang Tahun 2020 Tak Capai Target

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Serang tahun 2020 tak mencapai target, lantaran PAD ini hanya mencapai Rp190...

    Awasi Anggaran Covid-19 dan Pilkada, KPK Sadap Ratusan Nomor Telepon

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango mengaku, pihaknya saat ini tengah melakukan upaya penyelidikan tindak...

    Datangi Ribuan Massa Pendukung HRS, Walikota Serang Bilang Begini

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ribuan massa Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar siaga apel akbar persiapan kedatangan imam besar Front...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Menyoal pembagian Jaring Pengaman Sosial (JPS), Komisi II DPRD Kota Serang meminta agar Dinas Sosial (Dinsos) segera memperbaiki data penerima untuk bantuan.

    Ketua Komisi II DPRD Kota Serang Pujiyanto mengatakan hal tersebut perlu dilakukan agar pembagian bantuan lebih tepat sasaran sebelum pembagian JPS tahap akhir berlangsung.

    “Saya sudah minta Dinsos agar datanya diverifikasi ulang, sehingga lebih tepat sasaran,” katanya, Rabu (10/6).

    Permintaan dari Politisi Partai Nasdem tersebut berdasarkan adanya temuan masih adanya data penerima yang tidak sesuai sebagai kriteria penerima bantuan JPS.

    Terpisah, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang Poppy Nopriadi menyebutkan tidak ada penambahan terkait jumlah penerima bantuan JPS, dengan nominal bantuan yang sama.

    “Untuk data penerima JPS, jumlahnya tetap tidak berubah yakni sebanyak 50 ribu KK, nominal nya sama,” ujarnya.

    Poppy juga mengaku telah menerima permintaan dari Komisi II DPRD Kota Serang terkait perbaikan data penerima bantuan yang harus dilakukan. “Iya ada, tapi bukan diverifikasi ulang, tapi diperbaiki. Jadi ada data yang double, kita ganti dengan warga yang baru. Sistemnya tambal sulam saja,” ungkapnya.

    Pendataan penerima JPS itu, ujar dia, dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat RT, RW, Kelurahan, hingga Kecamatan.

    “Setelah data masuk ke Dinsos, langsung kami verifikasi,” pungkasnya. (Jon)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Banten. Kegiatan bertajuk 'Menyelaraskan Pertumbuhan Ekonomi...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...
    - Advertisement -
    - Advertisement -