More

    Tak Ikuti Aturan Pemerintah, Syafrudin: Masyarakat Harus Siap Sakit

    Must Read

    Pasca Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Kota Serang Terendam Banjir

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Setelah diguyur hujan deras semalaman, beberapa wilayah di Kota Serang terendam banjir, seperti di Komplek Citra Gading, Kampung...

    Waspada! Empat Daerah di Banten Kembali Berstatus Zona Merah Covid-19

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Empat daerah dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten kembali menjadi zona merah penyebaran Covid-19. Hal ini sejalan dengan...

    Ditengah Pandemi Covid-19, Tarkam Bola Di Kota Serang Picu Kerumunan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ditengah pandemi Covid-19, ribuan warga di Kampung Graha Cibogo, Kelurahan Nyapa, Kecamatan Walantaka, Kota Serang malah berkerumun...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Kesadaran masyarakat Ibukota Provinsi Banten dalam menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan perlu ditingkatkan kembali.

    Hal tersebut disampaikan Wali Kota Serang Syafrudin kepada awak media usai melakukan rapat virtual evaluasi penanganan Covid-19 di Banten, pada Selasa (9/6).

    Syafrudin menuturkan, kunci keberhasilan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dalam menangani kasus pandemi ini ada ditangan masyarakatnya sendiri. Apabila masyarakat Kota Serang tidak mengikuti aturan pemerintah dalam melaksanakan pencegahan penyebaran Covid-19 ini, maka harus siap dengan segala resikonya.

    “Jadi kalo masyarakat tidak ikuti aturan pemerintah, tentunya masyarakat harus siap-siap sakit,” ungkap Wali Kota Serang.

    Pasalnya, pasca lebaran 1441 Hijriah ini, tren kasus positif terinfeksi Covid-19 di Kota Serang ini mengalami peningkatan yang signifikan dari sebelumnya.

    “Peningkatan positif Covid-19 di Kota Serang setelah lebaran ada peningkatan yang signifikan, sebelumnya dari Maret sampai Mei itu yang positif ada lima, tapi setelah lebaran jadi delapan,” tukas Syafrudin.

    Menurutnya, sejauh ini dalam membatasi penyebaran virus mematikan tersebut, Pemkot Serang sudah melakukan beberapa upaya seperti penyemprotan disinfektan dan sosialisasi protokol kesehatan.

    Terlebih, ditengah proses Kota Madani menuju penerapan konsep kenormalan baru. Maka, pelaksanaan protokol kesehatan ditengah masyarkat harus lebih diperketat.

    “Menghadapi New Normal ini kita harus menerapkan protokol kesehatan dengan ketat,” tandasnya. (Jon)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Harga Gabah Petani di Banten Alami Penurunan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Badan Pusat Statistik (BPS) Banten mencatat rata-rata harga gabah di tingkat petani pada November 2020 mengalami penurunan. Penurunan...

    Waduh! Kapolsek Walantaka Dicopot Pasca Kerumunan pada Pertandingan Sepak Bola

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pasca adanya kerumunan pada pertandingan sepak bola di Kecamatan Walantaka pada Rabu (3/12) lalu, Kapolsek Walantaka AKP Kasmuri, di copot jabatannya dan...

    Pasca Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Kota Serang Terendam Banjir

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Setelah diguyur hujan deras semalaman, beberapa wilayah di Kota Serang terendam banjir, seperti di Komplek Citra Gading, Kampung Munjul Jaya, Kelurahan Karundang dan...

    Kota Serang Dikepung Banjir, Warga Diminta Waspada Banjir Susulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kota Serang kembali dikepung banjir setelah diguyur hujan sejak Rabu malam hingga kamis (3/12) pagi. Beberapa titik yang jadi langganan banjir diantaranya komplek...

    Banten Dinilai Darurat Kekerasan Perempuan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Hari Internasional Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan kerap diperingati setiap tanggal 25 November, namun kali ini berbeda lantaran dihadapkan dengan situasi pandemi corona,...
    - Advertisement -
    - Advertisement -