More

    Terkonfirmasi Covid-19, ASN Pemprov Banten Jalani Isolasi Mandiri

    Must Read

    Banser Bantah Terlibat Dalam Deklarasi Penoalakan Habib Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ormas Banser Banten membantah keterlibatan dalam menolak rencana kehadiran pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab...

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan...

    LUIB Kecam Keras Ormas Penolak Kedatangan HRS ke Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah organisasi Islam yang tergabung dalam Laskar Umat Islam Banten (LUIB) mengecam keras ormas yang menolak kedatangan...

    SERANG/POSPUBLIK.CO — Setelah terkonfirmasi positif virus corona, AS (44), Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di Pemerintahan Provinsi Banten kini sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya, tepatnya di Kelurahan Serang, Kecamatan Serang, Kota Serang.

    Diketahui, AS pernah menjalani rapid test pada April 2020 dengan hasil non reaktif, namun pada 26 Mei 2020 AS melakukan perjalanan ke luar daerah yang masuk zona merah pada 28 dilakukan Swab dan terkonfirmasi positif yang dikategorikan dalam kasus Orang Tanpa Gejala (OTG).

    “Benar, ada pegawai Pemprov yang positif Covid-19, Pasien melakukan isolasi mandiri karen tanpa gejala (OTG-red),” ucap juru bicara gugus tugas Covid-19 Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti, Jumat (12/6/2020).

    Menurut Ati, saat ini tenaga kesehatan sedang melakukan tracking kepada orang yang pernah kontak erat dengan pasien, baik dari pihak keluarga, kerabat, dan rekan kerja.

    “Langkah yang dilakukan tracing kontak orang-orang yang kontak erat dengan kasus positif,” ujar Ati.

    Ati menuturkan, tim gugus tugas sedang melakukan Swab PCR terhadap rekan kerja satu instansi dengan pasien, selain itu, kata Ati, kantor tempat kerja pasien disemprot disinfektan sebagai langkah membunuh virus corona.

    “Disinfektan semua termasuk Kantor. Ralat bukan di rapid tes, tapi di swab PCR (polymerase chain reaction),” tandasnya.

    Sementara, Hingga pukul 10:42 WIB, Ati belum dapat mengkalkulasikan jumlah total pegawai yang pernah kontak erat dengan pasien. Mengingat, proses pengambilan darah untuk Swab masih berjalan.

    “Proses swabnya belum selesai, jadi belum ketahuan berapa jumlahnya,” tutup Ati. (Jejen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam...

    Datangi Ribuan Massa Pendukung HRS, Walikota Serang Bilang Begini

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ribuan massa Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar siaga apel akbar persiapan kedatangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq...

    Kapolda Banten: Spanduk Tak Berizin Akan di Turunkan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kapolda Banten, Irjen Pol Fiandar menegaskan untuk spanduk-spanduk yang dipasang dengan sengaja di daerah Banten dan tidak mempunyai izin akan di turunkan. Dirinya...

    Pangdam III Siliwangi: 1.000 Personil TNI Akan Ikut Amankan Pilkada Serentak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - TNI-Polri sudah menyiapkan personil untuk mengamankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Provinsi Banten. Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto pun...

    Lelang Jabatan Sekda Kota Serang, Syafrudin Tunggu Rekomendasi KASN

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) setelah rangking tiga besar diusulkan. Diketahui, peserta pada lelang jabatan Sekda...
    - Advertisement -
    - Advertisement -