More

    Wisuda Digelar Online, Mahasiswa UIN Banten Mengaku Kecewa

    Must Read

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    SERANG/POSPUBLIK.CO — Perguruan Tinggi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten berencana akan menerapkan wisuda online. Hal itu dilakukan guna menghindari penyebaran covid-19 di lingkungan kampus.

    Wakil Rektor I Profesor Ilzamudin Ma’mur mengatakan, berdasarkan hasil rapat, wisuda tahun ini akan digelar secara online menyesuaikan dengan situasi Covid-19.

    “Karena situasi sekarang tidak memungkinkan untuk dilaksanakan secara offline atau mahasiswa untuk hadir di kampus, maka wisuda akan kita laksanakan online,” ucapnya saat ditemui di ruangannya, Kampus UIN SMH Banten, Kota Serang, Selasa (16/6/2020).

    Menurut Ilzamudin, Jumlah peserta wisuda gelombang I mencapai 500 mahasiswa yang terdiri dari S1 dan S2. Namun, diakuinya, ada beberapa calon wisuda yang merasa keberatan dengan kebijakan tersebut.

    “Yang tidak nerima pasti ada saja, tetapi kita juga harus realistis. Kita utamakan kesehatan, karena kalau dipaksakan banyak madharatnya. Kan bukan hanya wisuda saja, haji juga ditunda,” tegasnya.

    Terkait teknis pelaksanaan wisuda, sambungnya, masih dirapatkan dengan pihak rektorat, sehingga jika sudah ada SOP (Standar Operasional Prosedur) akan segera diumumkan melalui website resmi UIN SMH Banten.

    “Kita sedang buat skenarionya, kemungkinan nanti wisudawan di rumah masing-masing, tetapi harus dipastikan ada jaringannya atau ke tempat terdekat yang ada jaringannya. Entah nanti pakai android, laptop atau komputer. Karena ini pertama tentu nanti akan kita sosialisasikan,” ungkapnya.

    Selain itu, Ujar dia, lembaga saat ini sedang membuat skenario untuk penerapan wisuda online. “Apakah nanti yang hadir semuanya seperti biasanya, atau hanya guru-guru besar saja. Itu sedang kita bahas,” katanya.

    Selnjutnya, lembaga akan memfasilitasi perlengkapan wisuda online, oleh karenanya, kata dia, wisudawan akan tetap menggunakan baju wisuda.

    “Untuk pengambilannya juga masih kita buat skenario, bisa saja nanti pengambilan atribut wisuda dikirim lewat paket, atau kalaupun diambil langsung dibagi waktu atau shift agar tidak terjadi kerumunan, dan ketika masuk kampus ada pengecekan suhu dan penyemprotan disinfektan,” ujarnya.

    Terpisah, salah seorang mahasiswa yang akan diwisuda Siti Mafrudoh mengaku kecewa atas kebijakan wisuda online yang terkesan memaksakan.

    Meski begitu, Siti pasrah lantaran tidak bisa melawan kebijakan kampus, terlebih saat ini situasi penyebaran Covid-19 belum sepenuhnya berakhir.

    “Sebagai mahasiswa kita tidak mau wisuda online, karena kan kita nggak ada momen buat poto (keluarga), tapi mau gimana lagi kalau menunda-nunda nanti kita nggak bisa cari kerja,” kata Siti.

    Sebelumnya, Ujar dia, sudah ada bocoran dari pihak jurusan akan diselenggarakan wisuda online, namun teknis pelaksanaanya mahasiswa belum dikasih tahu oleh pihak lembaga. “Teknisnya kita belum tahu, mungkin ada rapat lanjutan untuk teknisnya,” jelasnya.

    Ia berharap kebijakan wisuda harus disesuaikan dengan kondisi Covid-19, jika bulan Agustus mendatang Covid-19 sudah mereda harusnya dialihkan ke wishuda ofline.

    “Harapanya sih pengen ofline cuma mau gimana lagi,” tandasnya. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    Dianggap Rugikan Para Pekerja, F-PKS Banten Tolak Kebijakan Perpendek Libur Idul Fitri

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois menyatakan menolak kebijakan Menpan-RB Tjahjo Kumolo yang akan memperpendek libur Idul Fitri. Diketahui, MenPAN-RB Tjahjo...

    DPD KNPI Banten Ali Tak Kunjung Musda, Suparta: Organisasi Dijadikan Dagelan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tokoh Muda Banten Suparta Kurniawan menilai DPD KNPI Banten telah dijadikan dagelan organisasi oleh Ali Hanafiah. Dijelaskan Suparta, sejak digelarnya Musda DPD KNPI...

    F-Golkar DPRD Kota Serang Siap Sepakati Ruislag, Ini Syaratnya

    SERANG - Fraksi Golkar DPRD Kota Serang menyatakan siap mendukung ruislag antara Pemkot Serang dengan PT Bersama Kembang Kerep Sejahtera (BKKS). Hal tersebut langsung...

    Pengusaha Minta Perda PUK Dibatalkan, Ketua DPRD Kota Serang: Lawan, Miras Tidak Boleh Bebas Diperjual belikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi , menyatakan siap pasang badan untuk melakukan perlawanan terhadap para pengusaha yang mengajukan permohonan pembatalan (Judicial...
    - Advertisement -
    - Advertisement -