More

    Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Serang Terlibat Penolakan Rapid Tes

    Must Read

    PSBB Banten Kembali Diperpanjang hingga Desember 2020

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Provinsi Banten kembali diperpanjang selama satu bulan penuh. Keputusan tersebut tertuang dalam...

    Sepanjang Oktober-November 2020, Polda Banten Bekuk 47 Tersangka Curanmor

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kepolisian Daerah (Polda) Banten beserta Polres jajaran berhasil membekuk 47 tersangka pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan mengungkap...

    Dikawal Aparat, Warga Padarincang Pukul Mundur Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ratusan warga Padarincang yang menghalau alat berat perusahaan PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG) atau Pembangkit Listrik...

    SERANG/POSPUBLIK.CO -Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Serang Muhtar Efendi mengakui terlibat dalam penolakan rapid tes bersama Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kota Serang. Meski demikian, Muhtar mengklaim hadir hanya sebagai tamu undangan.

    Hal tersebut disampaikan Muhtar Efendi saat dikonfirmasi pospublik lewat sambungan telepon pada Rabu (17/6/2020) siang.

    “Iya (hadir), saya disitu sebagai masyarakat yang diundang untuk hadir,” ujar Muhtar.

    Kendati terlibat dalam video penolakan rapid tes itu, Muhtar menuturkan bahwa rapid tes memang perlu dilakukan untuk menjaga masyarkat dari Covid-19. “Rapid tes itu sebenarnya perlu, itu kan untuk menjaga,” tuturnya.

    Sebelumnya beredar video pernyataan sikap dari FSPP yang menyatakan penolakan akan rencana rapid tes terhadap para Kiyai dan para santri yang berada di Kota Serang.

    Dalam wawancara yang dilakukan pada Selasa (16/6) kemarin, Presidium FSPP Kota Serang Enting Abdul Karim mengatakan, video tersebut berawal dari ketidakpercayaan terhadap rapid tes dan atas kesepakatan para kiai. Ia meminta pemerintah tidak perlu melakukan rapid tes terhadap para santri dan kiai yang ada di Kota Serang.

    Menurut Kiai Enting, pernyataan sikap tersebut dipicu adanya simpang siurnya informasi terkait penyakit Covid-19 dan rasa takut yang timbul dikalangan para Kiai. (Jon)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Diduga Hendak Akhiri Hidup, Seorang Wanita Bergelantungan di Jembatan Baru Ciujung-Kragilan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Entah apa yang dipikirkan seorang wanita yang hendak mengakhiri hidupnya di salah satu jembatan baru Ciujung-Kragilan. Namun, menurut...

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan pencabulan tersebut menimpa Ika Lestari,...

    Dikawal Aparat, Warga Padarincang Pukul Mundur Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ratusan warga Padarincang yang menghalau alat berat perusahaan PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG) atau Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) berhasil...

    Warga Padarincang Hadang Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO- Ratusan warga Padarincang, Kabupaten Serang, berhamburan disepanjang jalan bersiap melakukan penghadangan alat berat perusahaan Pembangkit ListrtikTenaga Panas Bumi (PLTPB) alias Getohermal. Berdasarkan informasi yang...

    UMK Banten 2021 Naik Sebesar 1,5 Persen, Ini Besaranya

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Gubernur Banten Wahidin Halim telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2021 di seluruh wilayah Banten naik sebesar 1,5 persen. Penetapan tersebut tertuang...
    - Advertisement -
    - Advertisement -