More

    Anggotanya Terlibat Penolakan Rapid tes, Ketua Fraksi PKS Pertanyakan Alasannya

    Must Read

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30,...

    Marinir Kawal Pembongkaran PLTPB, LBH: Negara Abaikan Hak Dasar Rakyat Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Rakyat Banten menduga ada persoalan besar dalam rangkaian pemaksanaan mobilisasi alat berat PT...

    Diduga Hendak Akhiri Hidup, Seorang Wanita Bergelantungan di Jembatan Baru Ciujung-Kragilan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Entah apa yang dipikirkan seorang wanita yang hendak mengakhiri hidupnya di salah satu jembatan baru Ciujung-Kragilan. Namun, menurut...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Ketua Fraksi PKS Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang Tb. Ridwan Akhmad mengaku baru mengetahui keterlibatan anggotanya dalam video penolakan rapid tes. Sehingga, ia mempertanyakan alasan penolakan itu.

    “Kita harus tau alasan menolak itu apa?,” tanya Ridwan saat dikonfirmasi pospublik lewat sambungan telepon, Rabu (17/6).

    “Saya baru tahu malah, belum dapat informasinya dan yang bersangkutan belum menyampaikan ke saya,” lanjutnya.

    Ridwan mengatakan, kemunculan wabah Covid-19 ini justru harusnya menjadi tugas dan tanggung jawab bersama untuk membantu pemerintah dalam penanganan pandemi yang sudah merenggut ratusan ribu korban jiwa di seluruh belahan dunia.

    Menurut, politisi PKS tersebut rapid tes merupakan salah satu cara dan upaya pemerintah setempat untuk memisahkan yang reaktif dan non reaktif, serta memetakan daerah zonasi wilayah penyebaran Covid-19 khususnya di Ibukota Provinsi Banten.

    “Ini upaya untuk menangani penularan Covid-19 di Kota Serang,” ujarnya.

    Sekali lagi dengan tegas, Ridwan mempertanyakan apa yang mendasari adanya penolakan tersebut. Pada prinsipnya, kata dia, Fraksi PKS akan mendukung penuh program pemerintah Kota Serang dalam upaya penanggulangan Covid-19.

    “Fraksi PKS akan mendukung penuh program pemerintah Kota Serang dalam upaya penanggulangan Covid-19, sesuai dengan protokoler kesehatan yang diatur oleh pemerintah pusat,” pungkasnya.

    Sebelumnya telah beredar video penolakan rapid test dikalangan para kiai dan santri yang dibuat oleh Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kota Serang. Dalam video tersebut nampak sejumlah tokoh masyarakat, termasuk keterlibatan Muhtar Efendi selaku anggota fraksi PKS DPRD Kota Serang. (Jon)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Banten. Kegiatan bertajuk 'Menyelaraskan Pertumbuhan Ekonomi...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...
    - Advertisement -
    - Advertisement -