More

    Banyak Penolakan Rapid Tes, Syafrudin Akan Maksimalkan Sosialisasi

    Must Read

    Ribuan Orang Berkerumun Hadiri Haul Syekh Abdul Qadir Jaelani, Gubernur WH: Saya Tidak Hadir

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) menyatakan, pihaknya secara resmi telah memberikan izin perihal acara Haul Syekh Abdul...

    APBD Kota Serang Tahun 2021 Defisit 75 Miliar

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Serang tahun anggaran 2021 alami defisit sebesar Rp 75,5...

    Duh! Sebanyak 101 Pengawas Pilkada Kabupaten Serang Reaktif Covid-19

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Bawaslu Kabupaten Serang mencatat ada 101 Pengawas TPS (PTPS) yang tersebar di 29 kecamatan reaktif Covid-19 saat...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Wali Kota Serang Syafrudin mengaku akan memaksimalkan sosialisasi terkait rapid tes. Hal itu menyusul banyaknya penolakan dari kelompok masyarakat terkait rapid tes.

    “Kita akan memaksimalkan sosialisasi, agar masyarakat paham tentang rapid tes,” kata Syafrudin, Rabu (17/6/2020).

    Ia menjelaskan, rapid tes dilakukan sebagai langkah memutus mata rantai Covid-19 dan mengatasi penyebaran virus mematikan Covid-19. Dengan banyaknya penolakan, Syafrudin akan mengambil langkah persuasif, agar pihak terkait dapat memahami pentingnya melaksanakan rapid tes yang juga menjadi program pemerintah pusat.

    “Atas adanya penolakan tentang rapid test saya sudah berkoordinasi dengan petugas untuk mengecek kebenarannya di lapangan. Kalau bener menolak, saya ingin tahu kenapa mereka menolak,” ucapnya.

    Diketahui sebelumnya, sempat muncul penolakan dari sejumlah ulama dan santri yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kota Serang terhadap pelaksanaan rapid tes. Bahkan, didalamnya terdapat tokoh masyarakat beserta anggota dewan dari fraksi PKS. (Jon)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Harga Gabah Petani di Banten Alami Penurunan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Badan Pusat Statistik (BPS) Banten mencatat rata-rata harga gabah di tingkat petani pada November 2020 mengalami penurunan. Penurunan...

    Waduh! Kapolsek Walantaka Dicopot Pasca Kerumunan pada Pertandingan Sepak Bola

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pasca adanya kerumunan pada pertandingan sepak bola di Kecamatan Walantaka pada Rabu (3/12) lalu, Kapolsek Walantaka AKP Kasmuri, di copot jabatannya dan...

    Pasca Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Kota Serang Terendam Banjir

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Setelah diguyur hujan deras semalaman, beberapa wilayah di Kota Serang terendam banjir, seperti di Komplek Citra Gading, Kampung Munjul Jaya, Kelurahan Karundang dan...

    Kota Serang Dikepung Banjir, Warga Diminta Waspada Banjir Susulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kota Serang kembali dikepung banjir setelah diguyur hujan sejak Rabu malam hingga kamis (3/12) pagi. Beberapa titik yang jadi langganan banjir diantaranya komplek...

    Banten Dinilai Darurat Kekerasan Perempuan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Hari Internasional Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan kerap diperingati setiap tanggal 25 November, namun kali ini berbeda lantaran dihadapkan dengan situasi pandemi corona,...
    - Advertisement -
    - Advertisement -