More

    Banyak Penolakan Rapid Tes, Syafrudin Akan Maksimalkan Sosialisasi

    Must Read

    Soal Pinjaman Uang, Dewan Klaim Tidak Terima Pemberitahuan Formal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pemerintah Provinsi Banten berencana melakukan peminjaman uang sebesar Rp 4,1 triliun kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI)...

    Sidang Gugatan Pemindahan RKUD Banten Masuk Tahap Penyerahan Resume Perdamaian

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sidang Perdata gugatan dugaan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang dilakukan Gubernur Banten Wahidin Halim terkait Pemindahan RKUD...

    Mahasiswa Banten Sambut Aksi Jalan Kaki Petani Sumut ke Istana

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sebanyak 170 petani yang tergabung dalam Serikat Petani Simalingkar Bersatu (SPSB) dan Serikat Petani Mencirim Bersatu (SPMB)...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Wali Kota Serang Syafrudin mengaku akan memaksimalkan sosialisasi terkait rapid tes. Hal itu menyusul banyaknya penolakan dari kelompok masyarakat terkait rapid tes.

    “Kita akan memaksimalkan sosialisasi, agar masyarakat paham tentang rapid tes,” kata Syafrudin, Rabu (17/6/2020).

    Ia menjelaskan, rapid tes dilakukan sebagai langkah memutus mata rantai Covid-19 dan mengatasi penyebaran virus mematikan Covid-19. Dengan banyaknya penolakan, Syafrudin akan mengambil langkah persuasif, agar pihak terkait dapat memahami pentingnya melaksanakan rapid tes yang juga menjadi program pemerintah pusat.

    “Atas adanya penolakan tentang rapid test saya sudah berkoordinasi dengan petugas untuk mengecek kebenarannya di lapangan. Kalau bener menolak, saya ingin tahu kenapa mereka menolak,” ucapnya.

    Diketahui sebelumnya, sempat muncul penolakan dari sejumlah ulama dan santri yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kota Serang terhadap pelaksanaan rapid tes. Bahkan, didalamnya terdapat tokoh masyarakat beserta anggota dewan dari fraksi PKS. (Jon)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Pedoman Penyusunan APBD 2021, Pemda Diminta Tetap Fokus Penanganan Covid-19

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara resmi telah menerbitkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 64 Tahun 2020...

    Sidang Gugatan Pemindahan RKUD Banten Masuk Tahap Penyerahan Resume Perdamaian

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sidang Perdata gugatan dugaan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang dilakukan Gubernur Banten Wahidin Halim terkait Pemindahan RKUD Bank Banten ke Bank Jawa...

    Innalilahi, Tokoh Pendiri Banten Wafat di RS Siloam Karawaci

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Masyarakat Banten kembali kehilangan salah satu tokoh pejuang sekaligus pendiri Provinsi Banten yakni Muchtar Mandala tutup usia di Rumah Sakit (RS) Siloam...

    PPDB di Banten Dinilai Marak Titipan Siswa

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Banten bagi Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Kejuruan SMA/SMK tengah berlangsung. Namun dalam pelaksanaannya PPDB 2020...

    Duh! Ada Botol Miras di Halaman Gedung Dewan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pemandangan tidak etis nampak terlihat setelah ditemukan dua botol minuman keras (Miras) bekas berjenis anggur merah di sela-sela pohon sawit depan halaman...
    - Advertisement -
    - Advertisement -