More

    Usulan Perubahan RPJMD Gubernur Banten Dinilai Tidak Penting

    Must Read

    HUT PDIP Ke-48, Bambang Berharap PDIP Lebih Disukai Masyarakat

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Serang Bambang Janoko berharap di Hari Ulang Tahun (HUT) PDIP...

    Dilantik Walikota, Nanang Saefudin Jabat Sekda Kota Serang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin resmi melantik Nanang Saefudin sebagai Sekertaris Daerah Kota Serang. Pelantikan tersebut berdasarkan surat...

    Ganja Yang Gitu-Gitu dan Gini-Gini

    Kau tahu perdebatan suatu persoalan memang memakan banyak waktu dan tenaga. Banyak soal yang menjadi sebuah perdebatan dalam jagat...

    SERANG/POPUBLIK.CO – Usulan Gubernur Banten terkait perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengan Daerah (RPJMD) dinilai tidak penting. Selain itu, perubahan RPJMD juga dinilai bertentangan dengan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017.

    Wakil Ketua DPRD Banten, Fahmi Hakim mengatakan, dibandingkan melakukan perubahan RPJMD, akan lebih baik jika Gubernur Banten Wahidin Halim menyelesaikan hasil revisi pertama yang belum sepenuhnya terealisasi.

    “Proses hari ini adalah bagaimana target-target yang sudah ditetapkan di RPJMD yang sudah melalui revisi pertama harus tercapai untuk pembangunan, walaupun kondisinya dalam Covid-19,” kata Fahmi Hakim saat ditemui di salah satu sekeretariat partai di Kota Serang, Rabu (17/6/2020).

    Menurut Fahmi, Kondisi pandemi Covid-19 tidak boleh dijadikan alasan dalam usulan perubahan RPJMD, karena fokus pembangunan Gubernur harus tercapai dimasa akhir kepemimpinanya. Untuk itu, salah satu yang menjadi catatan yang akan dibahas di Kemendagri adalah urgensi perubahan RPJMD yang sudah masuk tahap kedua revisi perubahan.

    “Saya kira itulah yang dikonsultasikan bahwa adakah keharusan untuk merevisi dua kali, karena dulu sudah direvisi,” katanya.

    “kita minta ada aturan dan pengkajian ulang secara menyeluruh termasuk dikonsultasikan kepada Kemendagri dan Bapenas terkait sudah satu kali pernah dilaksanakan revisi RPJMD,” ujar Fahmi.

    Fahmi menuturkan, bahwa DPRD merupakan institusi yang cara pengambilan keputusanya berdasarkan aturan hukum, maka dari itu, DPRD merekomendasikan sebelum mengusulkan perubahan RPJMD terlebih dahulu harus berkonsultasi dengan Kemendagri.

    “Program kegiatan (RPJMD) itu harus dilaksanakan agar tetap berjajalan,” ucap Fahmi.

    “Apapun hasil dari kemendagri jadi acuan, jangan sampai kita lakukan revisi di kemendagri tidak disetujui,” tegasnya.

    Disinggung apakah dalam RPJMD banyak target yang sudah dilaksanakan, Politisi Golkar itu mengaku belum bisa memastikan hasil capaian gubernur dalam meralisasikan seluruh program yang dimuat dalam RPJMD.

    Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan rapat evaluasi terhadap kinerja Gubernur Wahidin Halim selama tiga tahun masa kepemimpinnanya.

    “Nanti pada akhir tahun ini kita akan evaluasi pertanggungjawaban tahunan saudara Gubernur” tandasnya. (Jejen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    HUT PDIP Ke-48, Bambang Berharap PDIP Lebih Disukai Masyarakat

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Serang Bambang Janoko berharap di Hari Ulang Tahun (HUT) PDIP...

    Ganja Yang Gitu-Gitu dan Gini-Gini

    Kau tahu perdebatan suatu persoalan memang memakan banyak waktu dan tenaga. Banyak soal yang menjadi sebuah perdebatan dalam jagat alam semesta ini. Tapi, sebuah...

    Dilantik Walikota, Nanang Saefudin Jabat Sekda Kota Serang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin resmi melantik Nanang Saefudin sebagai Sekertaris Daerah Kota Serang. Pelantikan tersebut berdasarkan surat keputusan Walikota Nomor 133/Kep.25-hub/2021 tanggal...

    Nanang Dilantik Jadi Sekot, Ini Harapan Ketua DPRD Kota Serang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi berharap kepada Nanang Saefudin yang sudah dilantik Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Serang oleh Walikota Serang Syafrudin,...

    Digitalisasi dan Peluang Bisnis di Masa Pandemic Covid-19

    Pandemi Covid-19 yang terjadi secara global tentu saja berdampak terhadap berbagai sektor terutama di sektor ekonomi. Dampak perekonomian ini tidak hanya di rasakan secara...
    - Advertisement -
    - Advertisement -