More

    Soal Bank Banten, Gubernur WH Siap Tantang Balik Penggugat

    Must Read

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Gubernur Banten Wahidin Halim menantang balik gugatan sekelompok masyarakat dan lembaga terhadap pembiaran Bank Banten atau Pemindahan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Pemerintah Provinsi Banten dari Bank Banten ke Bank Jawa Barat (BJB).

    Diketahui sebelumnya, Perkara Gugatan telah resmi teregistrasi melalui E-Court di Pengadilan Negeri (PN) Serang. Para penggugat tersebut yakni Ikhsan Ahmad Selaku akademisi Untirta, Ojat Sudrajat selaku warga asal kabupaten Lebak, dan Agus Supriyanto selaku warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

    “Kalau memang tetap keras akan menggugat, saya akan layani,” ucap Gubernur Banten, Wahidin Halim saat memberikan keterangan tertulis kepada awak media, Jum’at (19/6/2020).

    “Saya akan mematuhi aturan undang-undang. Walaupun kontra produktif di tengah upaya menyehatkan Bank Banten,”katanya.

    Menurut pria yang akrab disapa WH, atas nama pribadi pihaknya menghargai para penggugat, Karena, diakuinya, hal tersebut merupakan hak asasi untuk mendapatkan kebenaran. Namun, ia mengklaim, tudingan atas pembiaran Bank Banten itu tidak benar, karena dirinya sudah melakukan berbagai upaya sejak Tahun 2018 lalu.

    “Yang kedua, bahwa seharusnya yang digugat adalah BUMD. Karena pemilik Bank Banten itu adalah BGD (PT Banten Global Development, red). Jadi sebenarnya, Gubernur tidak punya otoritas langsung untuk bertanggungjawab secara struktural,” ungkapnya.

    Terkait RKUD, ujar dia, sudah menjadi kewenangan gubernur. Kalau RKUD tidak dipindahkan, dana Pemprov Banten yang mengendap akan lebih banyak lagi.

    “Silakan digugat, tapi tidak akan menyentuh pokok perkaranya,” ujar WH.

    WH juga menuturkan, upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK, red) sudah melakukan berbagai langkah, terlebih Gubernur sudah melakukan pertemuan-pertemuan dengan pihak ketiga termasuk pertemuan dengan bank-bank lain sejak tahun 2018.

    “DPRD sudah melakukan langkah-langkah, Apa yang akan digugat?” Tanya WH. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    Dianggap Rugikan Para Pekerja, F-PKS Banten Tolak Kebijakan Perpendek Libur Idul Fitri

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois menyatakan menolak kebijakan Menpan-RB Tjahjo Kumolo yang akan memperpendek libur Idul Fitri. Diketahui, MenPAN-RB Tjahjo...

    DPD KNPI Banten Ali Tak Kunjung Musda, Suparta: Organisasi Dijadikan Dagelan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tokoh Muda Banten Suparta Kurniawan menilai DPD KNPI Banten telah dijadikan dagelan organisasi oleh Ali Hanafiah. Dijelaskan Suparta, sejak digelarnya Musda DPD KNPI...

    F-Golkar DPRD Kota Serang Siap Sepakati Ruislag, Ini Syaratnya

    SERANG - Fraksi Golkar DPRD Kota Serang menyatakan siap mendukung ruislag antara Pemkot Serang dengan PT Bersama Kembang Kerep Sejahtera (BKKS). Hal tersebut langsung...

    Pengusaha Minta Perda PUK Dibatalkan, Ketua DPRD Kota Serang: Lawan, Miras Tidak Boleh Bebas Diperjual belikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi , menyatakan siap pasang badan untuk melakukan perlawanan terhadap para pengusaha yang mengajukan permohonan pembatalan (Judicial...
    - Advertisement -
    - Advertisement -