More

    Diperingati Secara Virtual, Ini Catatan PDIP Banten di Bulan ‘Bung Karno’

    Must Read

    Warga Padarincang Hadang Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO- Ratusan warga Padarincang, Kabupaten Serang, berhamburan disepanjang jalan bersiap melakukan penghadangan alat berat perusahaan Pembangkit ListrtikTenaga Panas Bumi...

    PSBB Banten Kembali Diperpanjang hingga Desember 2020

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Provinsi Banten kembali diperpanjang selama satu bulan penuh. Keputusan tersebut tertuang dalam...

    Dikawal Aparat, Warga Padarincang Pukul Mundur Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ratusan warga Padarincang yang menghalau alat berat perusahaan PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG) atau Pembangkit Listrik...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Banten menggelar peringatan bulan ‘Bung Karno’ sekaligus Haul ke- 50 dengan memperhatikan protokol Covid-19.

    Ketua DPD PDIP Banten Ade Sumardi mengatakan terdapat tiga peristiwa penting tentang Presiden Republik Indonesia, Pertama yang terjadi pada Bulan Juni.

    “Tanggal 1 Juni 1901 Bung Karno lahir. tanggal 1 Juni 1945 di depan sidang BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) Bung Karno menyampaikan gagasannya tentang pancasila,” ucapnya kepada awak media,Minggu (21/6/2020).

    Setelah itu, Sambung Ade, BPUPKI secara aklamasi bulat menyetujui gagasan Bung Karno tentang pancasila yang kemudian ditetapkan sebagai dasar Negara Republik Indonesia.

    “Kesepakatan bahwa 1 Juni 1945 sebagai hari lahir pancasila berdasarkan keputusan MPR yang dituangkan dalam ketetapan Nomor XX tahun 1966,” imbuhnya.

    “Ketiga, Tanggal 21 Juni 1971 Bung Karno Wafat di rumah sakit pusat angkatan darat atau RSPAD Jakarta” ungkapnya.

    Ade menuturkan, gelaran rangkaian kegiatan bulan Bung Karno merupakan upaya untuk terus merayakan dan melanjutkan gagasan serta pemikiran Bung Karno sebagai sang proklamator sekaligus Presiden pertama RI.

    “Kita tetap memperhatikan kondisi pandemi Covid-19 saat ini hingga terdapat pembatasan dan penyesuaian peserta,” katanya.

    Ade pun berharap, seluruh kader dan simpatisan PDIP se-Banten mengikuti semangat Bung Karno dalam memperjuangkan hak-hak rakyat Indonesia. Terlebih, menurutnya prinsip gotong royong ditengah kondisi Covid-19 harus menjadi pegangan bersama untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

    “Semua harus menggelorakan semangat Bung Karno dalam setiap langkah perjuangan di masyarakat termasuk bergotong rotong,” tegas Ade. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS)...

    Datangi Ribuan Massa Pendukung HRS, Walikota Serang Bilang Begini

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ribuan massa Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar siaga apel akbar persiapan kedatangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq...
    - Advertisement -
    - Advertisement -