More

    Tahun Ini, 20.900 Serifikat Tanah di Kota Serang akan di Bagikan

    Must Read

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Kabupaten Serang menargetkan 20.900 sertifikat tanah masyarakat Kota Serang rampung pada tahun ini.

    Hal tersebut disampaikan Kepala BPN Kantor Kabupaten Serang Teguh Wieyana kepada wartawan usai menghadiri penyerahan sertifikat tanah di Kelurahan Cigoong, Kecamatan Walantaka bersama Wali Kota Serang Syafrudin, Senin (22/6).

    Menurut Teguh, di tengah masa pandemi Covid-19 ini ada penurunan target penyelesaian sertifikat, yang semula ditargetkan 40.520 sertifikat menjadi 20.900 sertifikat.

    “Adanya wabah Covid-19 ini penganggarannya disesuaikan, karena banyak anggaran yang digeser ke penanganan Covid-19. Termasuk Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) ini harus menyesuaikan, akhirnya kita kena shift anggaran, jadi target turun,” ujar Teguh.

    Untuk pemetaannya, Teguh menyampaikan bahwa untuk Kota Serang ada sebanyak 67 ribu bidang tanah. Sementara tahun ini target ditargetkan pengukuran terhadap sebanyak 41.700 bidang tanah selesai 100 persen.

    “Pengukuran target tahun ini sudah 100 persen. Dari target awal 41 ribu kini sudah diukur 46 ribuan. Sisanya menjadi prioritas di tahun 2021,” jelasnya.

    Kota Serang yang menjadi fokus, lanjut Teguh, hal demikian bertujuan agar pemetaan pada tingkat kelurahan dan kecamatan dapat terlengkapi dan terpetakan.

    “Mudah-mudahan di tahun 2021 bisa diselesaikan sisanya,” harapnya.

    Seperti yang dilakukan pada hari ini, BPN bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Serang membagikan sebanyak 200 sertifikat tanah untuk warga Kelurahan Cigoong, Kecamatan Walantaka, Kota Serang.

    Sementara itu, Syafrudin menyebutkan bahwa pembagian sertifikat tanah akan dilakukan secara bertahap. “Alhamdulillah masyarakat Kelurahan Cigoong di tahun 2020 ini pertama menerima sertifikat sebanyak 200 orang. Semestinya 500, ini bertahap baru 200. Mudah-mudahan kedepan bisa diselesaikan,” tutur Syafrudin kepada wartawan.

    Atas nama Pemkot Serang, Syafrudin mengapresiasi pelaksanaan PTSL oleh BPN ini yang dinilai memiliki dengan waktu yang cukup efisien, selain itu ia juga berharap program tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat.

    “Karena kalau mengurus sendiri ke BPN ada kesulitan. Bulak-balik kekurangan berkas, sehingga banyak mengeluarkan biaya. Dengan PTSL ini kayanya relatif singkat, buktinya mulai dari Februari hari ini selesai,” tandasnya. (Jon)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Dianggap Rugikan Para Pekerja, F-PKS Banten Tolak Kebijakan Perpendek Libur Idul Fitri

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois menyatakan menolak kebijakan Menpan-RB Tjahjo Kumolo yang akan memperpendek...

    DPD KNPI Banten Ali Tak Kunjung Musda, Suparta: Organisasi Dijadikan Dagelan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tokoh Muda Banten Suparta Kurniawan menilai DPD KNPI Banten telah dijadikan dagelan organisasi oleh Ali Hanafiah. Dijelaskan Suparta, sejak digelarnya Musda DPD KNPI...

    F-Golkar DPRD Kota Serang Siap Sepakati Ruislag, Ini Syaratnya

    SERANG - Fraksi Golkar DPRD Kota Serang menyatakan siap mendukung ruislag antara Pemkot Serang dengan PT Bersama Kembang Kerep Sejahtera (BKKS). Hal tersebut langsung...

    Pengusaha Minta Perda PUK Dibatalkan, Ketua DPRD Kota Serang: Lawan, Miras Tidak Boleh Bebas Diperjual belikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi , menyatakan siap pasang badan untuk melakukan perlawanan terhadap para pengusaha yang mengajukan permohonan pembatalan (Judicial...

    Dianggap Extra Ordinary Craem, Akademisi UNMA Desak Polda Banten Usut Pengedar Rokok Ilegal di Lebak Selatan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Akademisi Fakultas Hukum Pascasarjana Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten Ipul Saepuloh, mendesak Kepolisian Daerah (Polda) Banten untuk mengusut tuntas peredaran rokok Ilegal...
    - Advertisement -
    - Advertisement -