More

    TNUK Segera Dibuka Untuk Wisatawan

    Must Read

    PANDEGLANG/POSPUBLIK.CO – Menjelang dibukanya kembali destinasi pariwisata berbasis ekosistem dan konservasi. Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) Pandeglang, Banten menyiapkan Standar Operasional (SOP).

    Sebelumnya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional menyatakan akan membuka kembali sektor pariwisata berbasis ekosistem dan konservasi yang berada di 270 Kabupaten/Kota yang berstatus zona hijau dan zona kuning.

    Humas Balai Taman Nasional Ujung Kulon (BTNUK), Andri Firmansyah menuturkan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan SOP sambil menunggu surat edaran dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

    SOP tersebut disiapkan untuk diterapkan pada wisatawan yang berkunjung ke TNUK, tentunya hal demikian untuk meminimalisir penyebaran wabah Covid-19 di kawasan konservasi. Sementara ini, ia meminta agar para wisatawan yang ingin berkunjung ke TNUK untuk sedikit bersabar.

    “Insya Allah sebentar lagi dibuka wisata di Taman Nasional Ujung Kulon. SOP nya sudah kita siapkan,” kata Andri saat dikonfirmasi wartawan, Senin (22/6) malam.

    Oleh sebab itu, demi menjaga kesehatan di masa penyebaran Covid-19 ini nantinya ketika TNUK dibuka kembali, maka wisatawan diimbau untuk mengikuti SOP dan aturan-aturan yang dikeluarkan oleh BTNUK.

    Andri menuturkan bahwa tentunya SOP yang berlaku sesuai dengan intruksi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional yang mengacu kepada Keputusan Menkes No. HK. 01.07/MENKES/382 tahun 2020 mengenai protokol kesehatan bagi masyarakat di tempat dan fasilitas umum dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19.

    “Soalnya jika nanti ditemukan kasus Covid-19 atau pelanggaran terhadap ketentuan di kawasan pariwisata alam seperti di TNUK, bisa-bisa ditutup kembali,” tandas Andri.

    Saat ini, pihaknya tengah berupaya pada bulan ini untuk membuka kembali TNUK. “Kita belum bisa memastikan, kita sih mendorong bulan ini (Juni) juga SE Menteri (KLHK) sudah dapat dikeluarkan,” pungkasnya. (Jon)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Dianggap Rugikan Para Pekerja, F-PKS Banten Tolak Kebijakan Perpendek Libur Idul Fitri

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois menyatakan menolak kebijakan Menpan-RB Tjahjo Kumolo yang akan memperpendek...

    DPD KNPI Banten Ali Tak Kunjung Musda, Suparta: Organisasi Dijadikan Dagelan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tokoh Muda Banten Suparta Kurniawan menilai DPD KNPI Banten telah dijadikan dagelan organisasi oleh Ali Hanafiah. Dijelaskan Suparta, sejak digelarnya Musda DPD KNPI...

    F-Golkar DPRD Kota Serang Siap Sepakati Ruislag, Ini Syaratnya

    SERANG - Fraksi Golkar DPRD Kota Serang menyatakan siap mendukung ruislag antara Pemkot Serang dengan PT Bersama Kembang Kerep Sejahtera (BKKS). Hal tersebut langsung...

    Pengusaha Minta Perda PUK Dibatalkan, Ketua DPRD Kota Serang: Lawan, Miras Tidak Boleh Bebas Diperjual belikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi , menyatakan siap pasang badan untuk melakukan perlawanan terhadap para pengusaha yang mengajukan permohonan pembatalan (Judicial...

    Dianggap Extra Ordinary Craem, Akademisi UNMA Desak Polda Banten Usut Pengedar Rokok Ilegal di Lebak Selatan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Akademisi Fakultas Hukum Pascasarjana Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten Ipul Saepuloh, mendesak Kepolisian Daerah (Polda) Banten untuk mengusut tuntas peredaran rokok Ilegal...
    - Advertisement -
    - Advertisement -