More

    Selain Covid-19, Masyarakat Kota Serang Diminta Waspada Penularan DBD

    Must Read

    Banser Bantah Terlibat Dalam Deklarasi Penoalakan Habib Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ormas Banser Banten membantah keterlibatan dalam menolak rencana kehadiran pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab...

    Kades Sukarame Tanggapi Kritikan Warga yang Tanam Pohon Pisang dan Kuburan di Jalan Rusak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pasca di kritik oleh puluhan warga Kampung Ciakar, Desa Sukarame, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang terkait jalan rusak...

    Buruh Menunggu Keputusan UMK 2021

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten, Al Hamidi memastikan Jumat besok (20/11/2020) Gubernur Banten...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Kota Serang Muhamad Affan mencatat kasus penularan penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kota Serang dari bulan Januari hingga Juni 2020 mencapai 226 orang, Sedangkan angka kematian mencapai 3 Orang.

    “Kasus kematian DBD (demam berdarah) dari Januari sampai bulan Juni 2020 ada sekitar 3 orang, kalau dari Maret (masa covid-19) sampai Juni ada 1 orang,” ucapnya saat ditemui di ruang kerjanya, di Dinkes Kota Serang, Rabu (24/6/2020).

    Menurut Affan, ada beberapa daerah di kota serang yang potensi penularanya cukup tinggi rata-rata per Februari 2020.

    “Tebanyak Serang Kota sama walantaka totalnya ada 68 (orang),” ujar Affan.

    Dalam mengantisipasi lonjakan kasus di tengah Covid-19, pihaknya mengaku sudah melakukan gerakan PSN (pemberantasan sarang nyamuk) dengan menerapkan protokol Covid-19 yang tersebar di seluruh titik Kota Serang.

    “Kita sudah melakukan gerakan PSN satu rumah satu kader Jumantik untuk pembinaan di setiap RT/RW,” ungkapnya.

    Selain DBD, Lanjut Affan, penyakit menular lainnya seperti HIV (Human immunodeficiency Virus), Ispa, Diare, dan Kusta (penyakit kulit).

    “Penderita HIV dari januari sampai Juni 2020 ada sekitar 13 (orang) terbanyak di Serang Kota (Singandaru),” katanya.

    Sementara, ujar dia, sebanyak 16 (orang) penderita Kusta (penyakit kulit) yang terbanyak di Banjar Agung dan Taktakan.

    Ia berharap di tengah pandemi corona masyarakat dapat mewaspadai beberapa penyakit menular yang berbahaya.

    “Penyakit menular ini tidak boleh disepelekan masyarakat,kita sedang membentuk Satgas (Satuan Tugas), disebar di seluruh titik untuk memberikan edukasi tentang Covid-19,” tukasnya. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam...

    Datangi Ribuan Massa Pendukung HRS, Walikota Serang Bilang Begini

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ribuan massa Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar siaga apel akbar persiapan kedatangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq...

    Kapolda Banten: Spanduk Tak Berizin Akan di Turunkan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kapolda Banten, Irjen Pol Fiandar menegaskan untuk spanduk-spanduk yang dipasang dengan sengaja di daerah Banten dan tidak mempunyai izin akan di turunkan. Dirinya...

    Pangdam III Siliwangi: 1.000 Personil TNI Akan Ikut Amankan Pilkada Serentak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - TNI-Polri sudah menyiapkan personil untuk mengamankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Provinsi Banten. Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto pun...

    Lelang Jabatan Sekda Kota Serang, Syafrudin Tunggu Rekomendasi KASN

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) setelah rangking tiga besar diusulkan. Diketahui, peserta pada lelang jabatan Sekda...
    - Advertisement -
    - Advertisement -