More

    Pancasila Harga Mati, Ketua DPC Gerindra Kota Serang Tolak RUU HIP

    Must Read

    Ditengah Pandemi Covid-19, Tarkam Bola Di Kota Serang Picu Kerumunan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ditengah pandemi Covid-19, ribuan warga di Kampung Graha Cibogo, Kelurahan Nyapa, Kecamatan Walantaka, Kota Serang malah berkerumun...

    Pasca Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Kota Serang Terendam Banjir

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Setelah diguyur hujan deras semalaman, beberapa wilayah di Kota Serang terendam banjir, seperti di Komplek Citra Gading, Kampung...

    Disepakati, APBD 2021 Provinsi Banten Defisit Rp4,47 Triliun

    SERANG/POSPUBLIK.CO - DPRD Provinsi Banten menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Tahun Anggaran 2021 menjadi perda. Persetujuan diambil dalam...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Serang Budi Rustandi menyatakan dengan tegas menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila.

    Menurutnya, Pancasila sebagai dasar dan falsafah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sudah tidak bisa diganggu gugat. Hal itu lantaran pancasila merupakan buah hasil pemikiran para The Founding Fathers yang digali dari intiasinya bangsa Indonesia.

    “Pancasila merupakan warisan termahal bangsa Indonesia. Sudah selayaknya dijaga dan dirawat,” kata Budi, Kamis (25/6/2020).

    Pria yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Serang itu pun menegaskan, Pancasila berisikan sistem pemikiran, cara pandang, sistem keyakinan dan cita-cita bangsa Indonesia yang bersumber pada lima sila Pancasila kemudiam menjadi dasar haluan untuk wewujudkan tujuan nasional.

    “Pancasila itu sudah final sebagai falsafah hidup bangsa Indonesia, jadi tidak perlu diutak-atik apa lagi diundang-undangkan dengan memberi terjemahan baru,” tegasnya.

    Oleh karena itu, dalam situasi ini pembahasan RUU HIP terkesan dipaksakan dengan memanfaatkan situasi dimana negara sedang dihimpit persoalan upaya menghadapi covid-19.

    “RUU HIP tidak mendesak di situasi saat ini, yang terpenting adalah bagaiman semua lembaga Negara boleh bersinergi merumuskan kebijakan meyelamatkan bangsa di tengah pandemi,” tutup legislator muda ini. (Red)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Harga Gabah Petani di Banten Alami Penurunan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Badan Pusat Statistik (BPS) Banten mencatat rata-rata harga gabah di tingkat petani pada November 2020 mengalami penurunan. Penurunan...

    Waduh! Kapolsek Walantaka Dicopot Pasca Kerumunan pada Pertandingan Sepak Bola

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pasca adanya kerumunan pada pertandingan sepak bola di Kecamatan Walantaka pada Rabu (3/12) lalu, Kapolsek Walantaka AKP Kasmuri, di copot jabatannya dan...

    Pasca Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Kota Serang Terendam Banjir

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Setelah diguyur hujan deras semalaman, beberapa wilayah di Kota Serang terendam banjir, seperti di Komplek Citra Gading, Kampung Munjul Jaya, Kelurahan Karundang dan...

    Kota Serang Dikepung Banjir, Warga Diminta Waspada Banjir Susulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kota Serang kembali dikepung banjir setelah diguyur hujan sejak Rabu malam hingga kamis (3/12) pagi. Beberapa titik yang jadi langganan banjir diantaranya komplek...

    Banten Dinilai Darurat Kekerasan Perempuan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Hari Internasional Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan kerap diperingati setiap tanggal 25 November, namun kali ini berbeda lantaran dihadapkan dengan situasi pandemi corona,...
    - Advertisement -
    - Advertisement -