More

    Tunggu RTRW, Pemkot Serang Akan Terbitkan Perwal Disinsentif Peternakan

    Must Read

    LUIB Kecam Keras Ormas Penolak Kedatangan HRS ke Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah organisasi Islam yang tergabung dalam Laskar Umat Islam Banten (LUIB) mengecam keras ormas yang menolak kedatangan...

    Dikawal Aparat, Warga Padarincang Pukul Mundur Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ratusan warga Padarincang yang menghalau alat berat perusahaan PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG) atau Pembangkit Listrik...

    PSBB Banten Kembali Diperpanjang hingga Desember 2020

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Provinsi Banten kembali diperpanjang selama satu bulan penuh. Keputusan tersebut tertuang dalam...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Sambil menunggu Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang masih ada di Kementerian Agraria dan Tata Ruang, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akan menerbitkan Peraturan Wali Kota mengenai disinsentif peternakan ayam.

    Kepala Bagian Hukum Pemkot Serang Subagyo mengatakan bahwa pembentukan Perwal itu akan berfungsi untuk menarik retribusi kepada pihak peternakan ayam untuk dijadikan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    “Perwal disinsentif peternakan masih dalam pembahasan di perizinan, belum clear, kalau yang diajukan itu maksimal 5 tahun,” kata Subagyo saat kepada wartawan, Rabu, (24/6/2020) di Kota Serang.

    Kemudian Subagyo menuturkan bahwa belum turunnya Perda RTRW dan sedang di”godok”nya Perwal Disinsentif, maka peternakan yang berada di Ibukota Provinsi Banten kemungkinan tidak akan dilakukan penutupan. Sementara menurut keterangannya dalam RTRW disebutkan tidak ada peternakan di Kota Serang.

    “Seharusnya kita menunggu RTRW cuma RTRW ini masih di kementerian dan masih cukup lama, akhirnya kemarin mungkin Pak Wali dengan Kak Ketua Dewan jadi itu diberikan dispensasi, cuman nanti aturannya sedikit berubah dengan perwal yang lama, maksimal 5 tahun,” ungkap Subagyo.

    Mengenai hal tersebut, Komisi I DPRD Kota Serang Ahmad Rosadi menyebutkan jika nantinya RTRW sudah turun dan siap diterapkan, maka tidak boleh adalagi peternakan yang berdiri di Kota Serang.

    Terkecuali, lanjut Rosadi, pihak pemerintah daerah memberikan satu kebijakan mengenai pemindahan lokasi peternakan itu. Tentunya dengan catatan bisa bermanfaat untuk Pemkot Serang ataupun masyarakat sekitar.

    “Itu pun perlu kajian agar sesuai dengan peraturan perundangan. Informasinya memang diperbolehkan diberikan waktu oleh Pemkot dengan catatan setelah selesai waktunya maka harus pindah,” jelasnya.

    Menurutnya, dalam pemberian jangka waktu itu perlu adanya ketegasan dari pihak Pemkot Serang dalam menghitung waktu persiapan pemindahan lokasi peternakan.

    “Cuma disitu harus punya ibaratnya perjanjian antara perusahaan dan pemkot yang disesuaikan dengan aturan, harus benar-benar menunggu revisi RTRW,” pungkasnya. (Jon)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS)...

    Datangi Ribuan Massa Pendukung HRS, Walikota Serang Bilang Begini

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ribuan massa Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar siaga apel akbar persiapan kedatangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq...
    - Advertisement -
    - Advertisement -