More

    Soal JPS Kota Serang, Begini Catatan Wali Kota Serang

    Must Read

    UMK Banten 2021 Naik Sebesar 1,5 Persen, Ini Besaranya

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Gubernur Banten Wahidin Halim telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2021 di seluruh wilayah Banten naik...

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan...

    Empat SPBU di Kota Serang Hapus BBM Jenis Premium

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Empat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Serang menghapus BBM jenis premium. BBM tersebut digantikan...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Menjelang bulan ke tiga pembagian Jaring Pengaman Sosial (JPS), Wali Kota Serang Syfarudin memiliki beberapa catatan mengenai pembagian bantuan tersebut.

    Hal itu disampaikan Syafrudin kepada awak media usai melakukan rapat paripurna di Gedung DPRD pada Kamis (25/6/2020).

    Dalam penuturannya, Syafrudin menyampaikan bahwa dalam pembagian JPS, Kota Serang nampaknya menjadi yang pertama berani untuk membagikan bantuan untuk masyarakat tersebut.

    “Ini sebagai tuntutan masyarakat terutama dalam kondisi ini (Covid-19). Banyak juga kejadian masyarakat yang kurang pangan, oleh karena itu Kota Serang berani menyalurkan JPS, lebih awal ketimbang kabupaten kota lain,” kata Syafrudin.

    Menurutnya, ada beberapa hal yang juga menjadi catatan dalam proses pembagian JPS ini, yaitu data yang ada belum akurat, kemudian warga dengan kemampuan ekonomi menengah pun menuntut untuk mendapatkan bantuan.

    “Yang menjadi catatan adalah mereka yang berhak malah tidak menerima jadi datanya kurang akurat, kemudian hal lain yang menjadi keluhan masyarakat berkeinginan seluruh masyarakat kota serang menengah kebawah untuk dapat bantuan semua, akan tetapi tidak terakomodir oleh kita,” tuturnya.

    Syafrudin menjelaskan bahwa rencana pembagian JPS ini selama enam bulan. Namun, dengan melihat kemampuan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, JPS hanya berlangsung selama tiga bulan saja.

    “Sebenernya rencana ada, tapi tetap kita sesuaikan dengan kemampuan kita. Kalau kita tidak mampu maka tiga bulan ini saja sesuai jadwal yang pertama, rencananya memang 6 bulan, akan tetapi kita lihat situasi, kalau kas daerahnya gak ada juga kan tidak mungkin,” tandas Syafrudin.

    Dengan dibukanya masa transisi menuju “New Normal” di wilayahnya, Syafrudin menilai hal tersebut menjadi sebuah harapan untuk menstabilkan kondisi ekonomi daerah.

    “Insya Allah dengan penerapan masa transisi new normal ini nampaknya masyarakat mulai stabil,” pungkasnya. (Jon)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Diduga Hendak Akhiri Hidup, Seorang Wanita Bergelantungan di Jembatan Baru Ciujung-Kragilan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Entah apa yang dipikirkan seorang wanita yang hendak mengakhiri hidupnya di salah satu jembatan baru Ciujung-Kragilan. Namun, menurut...

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan pencabulan tersebut menimpa Ika Lestari,...

    Dikawal Aparat, Warga Padarincang Pukul Mundur Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ratusan warga Padarincang yang menghalau alat berat perusahaan PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG) atau Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) berhasil...

    Warga Padarincang Hadang Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO- Ratusan warga Padarincang, Kabupaten Serang, berhamburan disepanjang jalan bersiap melakukan penghadangan alat berat perusahaan Pembangkit ListrtikTenaga Panas Bumi (PLTPB) alias Getohermal. Berdasarkan informasi yang...

    UMK Banten 2021 Naik Sebesar 1,5 Persen, Ini Besaranya

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Gubernur Banten Wahidin Halim telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2021 di seluruh wilayah Banten naik sebesar 1,5 persen. Penetapan tersebut tertuang...
    - Advertisement -
    - Advertisement -