More

    Khawatir Kebangkitan PKI, Penolakan RUU HIP Menggema di Tanah Jawara

    Must Read

    Awasi Anggaran Covid-19 dan Pilkada, KPK Sadap Ratusan Nomor Telepon

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango mengaku, pihaknya saat ini tengah melakukan upaya penyelidikan tindak...

    Warga Padarincang Hadang Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO- Ratusan warga Padarincang, Kabupaten Serang, berhamburan disepanjang jalan bersiap melakukan penghadangan alat berat perusahaan Pembangkit ListrtikTenaga Panas Bumi...

    PAD Kota Serang Tahun 2020 Tak Capai Target

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Serang tahun 2020 tak mencapai target, lantaran PAD ini hanya mencapai Rp190...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Penolakan terhadap pembentukan Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) kembali menggema di Banten yang dikenal sebagai ‘Tanah Jawara’.

    Kali ini, Forum Lintas Ormas Banten yang menyuarakan penolakan RUU itu lewat apel akbar bela Islam, bela NKRI yang berlangsung di Masjid Agung Banten Lama, Kawasan Keraton Surosoan, Kasemen, Kota Serang pada Jumat (26/6/2020).

    Salah seorang Koordinator apel akbar Kiai Enting Abdul Karim mengatakan bahwa aksi penolakan tersebut tidak serta merta, melainkan sudah melalui analisa dan kajian, dimana RUU HIP tersebut dinilai sudah keluar dari dasar negara yakni Pancasila.

    “Ini jelas bukan paham Pancasila tapi ini adalah paham Nasakom atau paham komunis dan tidak boleh ada di Indonesia, sesuai dengan Tap MPRS nomor 25 tahun 1966 jelas komunisme, markisme tidak boleh hidup di Indonesia,” terang Kiai Enting usai apel akbar.

    Menurutnya, Partai Komunis Indonesia (PKI) secara kepartaian jelas tidak ada di Indonesia. Namun, lanjutnya, PKI secara ideologis itu akan terus berkembang dan perlu diwaspadai bersama.

    Kiai Enting menyebutkan bahwa inisiator dibalik tercetusnya RUU HIP itu perlu diusut hingga tuntas. Bagaimanapun, inisiator dibalik ini semua sudah masuk kedalam kategori pengkhianat bangsa.

    “Inisiatornya sudah masuk kategori dia penghianat bangsa, kami berharap aparat yang berwenang dapat mengusut tuntas inisiatornya dan kalau ada delik hukum disitu harus diselesaikan dengan hukum,” ujarnya.

    Mengenai pembahasan RUU HIP yang tengah ditunda, Kiai Enting menegaskan bahwa pihaknya menutut agar pembahasan RUU HIP untuk segera dicabut dan dibatalkan.

    “Kami minta dicabut dan tidak perlu dibahas lagi RUU HIP. Kalau ini tetap dibahas kami akan mengerahkan pasukan ke Jakarta,” ungkapnya.

    Berdasarkan penuturannya, dari hasil dokumentasi kegiatan yang dihadiri sekitar 1.500 massa aksi dari berbagai ormas yang ada di Banten tersebut, akan dikirim kepada DPR RI.

    “Dokumentasinya akan kita kirim ke DPR RI, kami akan minta tanggapan mereka terhadap masukan warga Banten,” pungkasnya. (Jon)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Banten. Kegiatan bertajuk 'Menyelaraskan Pertumbuhan Ekonomi...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...
    - Advertisement -
    - Advertisement -