More

    Pada Masa Pandemi, Ratusan Ribu Warga Banten Positif Hamil

    Must Read

    Buruh Menunggu Keputusan UMK 2021

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten, Al Hamidi memastikan Jumat besok (20/11/2020) Gubernur Banten...

    Klaster Perumahan Rawan Curanmor, Ratusan Kendaraan Berhasil di Amankan Polda Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Selama bulan Oktober hingga November jajaran Polres yang berada di Wilayah Hukum Polda Banten berhasil ungkap ratusan...

    Sebut Gubernur WH Tak Pro Pekerja, Buruh Puji Kepemimpinan Ratu Atut Chosiyah

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ratusan buruh yang terdiri dari berbagai elmen serikat pekerja menggelar aksi demonstrasi di halaman pendopo Gubernur Banten,...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mencatat angka kehamilan di Banten semasa Pandemi Covid-19 mencapai 102.384 atau sekitar 39,88 persen dari jumlah perkiraan.

    Angka itu tercatat sejak Januari hingga Mei 2020 berdasarkan laporan Dinkes Kabupaten/Kota se-Banten.

    Kepala Dinkes Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan untuk data riilnya pada bulan Juni, karena Dinkes wilayah Kabupaten/Kota lain belum menyerahkan laporan resmi pendataan tersebut.

    “Data Ibu Hamil setiap bulan nya tahun 2020 yaitu Januari 21.962, Februari 21.506, Maret 20.094, April 18.985 dan Mei 19.837,” katanya, Sabtu (27/6/2020).

    Saat ini, Ujar Ati, Dinkes Provinsi Banten dan Kabupaten Kota terus melakukan upaya peningkatan kesehatan pada ibu hamil. “Kita melakukan pemetaan fasilitas pelayanan kesehatan untuk ibu hamil dalam memberikan pelayanan ANC (Antenatal care),” ucap Ati.

    Tak hanya itu, Lanjut Ati, pihaknya sudah melakukan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada keluarga ibu hamil yang Kekurangan Energi Kronik (KEK) dan ekonomi kurang mampu serta memberi tablet tambah darah. “Ya kita kunjungan ke ibu hamil dengan perjanjian,” ungkapnya.

    Kemudian, karena masih dalam masa Covid-19, pihaknya juga telah menyosialisasikan melalui surat edaran agar program pelayanan kesehatan ibu hamil tetap berjalan sesuai protokol Covid-19.

    “Kita memberikan pemanfaatan dan pemberian buku Kesehatan Ibu Anak (KIA), terus melakukan pemasangan stiker program perencanaan persalinan serta pencegahan komplikasi kehamilan oleh petugas kesehatan,” tandasnya. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Diduga Hendak Akhiri Hidup, Seorang Wanita Bergelantungan di Jembatan Baru Ciujung-Kragilan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Entah apa yang dipikirkan seorang wanita yang hendak mengakhiri hidupnya di salah satu jembatan baru Ciujung-Kragilan. Namun, menurut...

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan pencabulan tersebut menimpa Ika Lestari,...

    Dikawal Aparat, Warga Padarincang Pukul Mundur Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ratusan warga Padarincang yang menghalau alat berat perusahaan PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG) atau Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) berhasil...

    Warga Padarincang Hadang Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO- Ratusan warga Padarincang, Kabupaten Serang, berhamburan disepanjang jalan bersiap melakukan penghadangan alat berat perusahaan Pembangkit ListrtikTenaga Panas Bumi (PLTPB) alias Getohermal. Berdasarkan informasi yang...

    UMK Banten 2021 Naik Sebesar 1,5 Persen, Ini Besaranya

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Gubernur Banten Wahidin Halim telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2021 di seluruh wilayah Banten naik sebesar 1,5 persen. Penetapan tersebut tertuang...
    - Advertisement -
    - Advertisement -