More

    Sempat Jadi Favorit, Sekolah Prisma Resmi Ditutup

    Must Read

    Awasi Anggaran Covid-19 dan Pilkada, KPK Sadap Ratusan Nomor Telepon

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango mengaku, pihaknya saat ini tengah melakukan upaya penyelidikan tindak...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam...

    Tolak Keputusan Gubernur Soal UMK 2021, Buruh Banten Bakal Gelar Aksi Mogok

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) akan memasifkan sosialisasi penolakan Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten Wahidin Halim, terkait...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Puluhan Tahun berkiprah di dunia Pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Prisma yang sempat menjadi sekolah favorit di Ibu Kota Provinsi kini resmi ditutup. Sebab, dinilai yayasan sudah tidak mampu untuk mempertahankan sekolah tersebut.

    Kepala Sekolah SMA Prisma Iswandrianto membenarkan adanya penutupan sekolah Prisma, rencana penutupan sudah dimulai semenjak dari tahun 2018, namun setelah di uji coba hingga tahun 2020 penurunan jumlah siswa justru semakin menyusut sehingga sekolah tidak mampu bertahan.

    “Rencana penutupan sekolah dari dua tahun yang lalu, tapi dicoba dulu tetap saja siswanya berkurang. terus operasional kan tetap (berjalan),” ucapnya saat ditemui di sekolah Prisma di kelurahan Panancangan, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Senin (29/6/2020).

    Menurut Iswandi, keseluruhan tenaga pendidik di Prisma ada 18 orang, sedangkan manajemen sekolah ada 8 orang, semuanya dialihkan ke sekolah lain baik negeri maupun swasta.

    “Guru-gurunya disalurkan ke sekolah yang membutuhkan, ada yang ke negeri ada yang ke swasta,” ujarnya.

    Sementara, ujar dia, berdasarkan kebijakan yayasan keseluruhan siswa dialihkan ke sekolah negeri sesuai zonasi wilayah masing-masing. Meski begitu, siswa dibolehkan pindah ke swasta tapi harus melalui jalur mandiri.

    “Terbanyak siswanya ada di kelas XII totalnya ada 67 sedangkan kelas XI ada 31 siswa,” katanya.

    Terkait penjualan aset sekolah, Iswandi mengakui bahwa berdasarkan informasi yang diperolehnya sekolah tersebut akan dijual. Namun, ia tidak membeberkan nama pembeli sekolah tersebut. “Denger-denger ya (dijual),” singkat Iswandi.

    Sementara, Ketua RT 1 Lingkungan Prisma Samsuri mengatakan, bahwa masyarakat sudah mengetahui sekolah tersebut akan ditutup, karena siswanya semakin turun. “Anak-anak sini saja tidak ada yang sekolah di sini, meski deket. Karena masyarakat lebih memilih sekolah-sekolah negeri yang gratis,” ungkapnya.

    Penurunan siswa, sambung dia, mulai berkurang semenjak tahun 2019, itu pun memang tidak seramai seperti yang dulu saat menjadi favorit.

    “Dari 2019 mulai terlihat tuh jumlah siswanya sedikit. Padahal dulunya dari mana-mana pada ke sini sekolahnya,” tandasnya. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS)...
    - Advertisement -
    - Advertisement -