More

    Geram, WH Tantang Debat Pihak Yang Mempersoalkan Bank Banten

    Must Read

    Waspada! Empat Daerah di Banten Kembali Berstatus Zona Merah Covid-19

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Empat daerah dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten kembali menjadi zona merah penyebaran Covid-19. Hal ini sejalan dengan...

    Kapolda Banten: Spanduk Tak Berizin Akan di Turunkan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kapolda Banten, Irjen Pol Fiandar menegaskan untuk spanduk-spanduk yang dipasang dengan sengaja di daerah Banten dan tidak...

    APBD Kota Serang Tahun 2021 Defisit 75 Miliar

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Serang tahun anggaran 2021 alami defisit sebesar Rp 75,5...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Gubernur Banten Wahidin Halim kembali mempertegas langkah yang tengah dilakukan dengan konversi dana Kasda kepada DPRD Banten sebagai bentuk untuk menyehatkan dan menyelamatkan Bank Banten.

    Kali ini, Gubernur geram dan menantang debat pihak-pihak yang menyudutkan dan mempersoalkan Bank Banten di tengah Pemprov sedang berusaha untuk mempertahankan Bank Banten

    “Jadi, kalau masih ada yang mempersoalkan RKUD sini ngomong sama saya, kita debat dari pagi sampai subuh, cari mediatornya saya berani katakan, ini langkah penyelamatan,” ucapnya saat Jumpa Pers dirumah dinas (Rumdin) Gubernur Banten, Kota Serang, Senin (29/6/2020).

    Menurut Gubernur WH, pihaknya akan menaati aturan hukum, bahkan sejauh ini sudah meminta jaminan hukum kepada Kepolisian, Kejaksaan Agung, KPK, dalam proses penyertaan modal sebesar Rp 1,9 triliun untuk penyehatan Bank Banten.

    “Kita sudah serahkan ke DPRD Banten untuk diproses secara politik, nanti DPRD yang mengatur waktu, itu juga atas arahan OJK (Otoritas Jasa Keuangan),” katanya.

    “Jadi, paralel langkah penyelamatan akan kita lakukan secara simultan, komprehensip, dengan memperhatikan aspek hukum,” ujarnya.

    Saat ini, ujar dia, pihaknya tengah melakukan komunikasi dengan OJK untuk membuat proposal yang akan diajukan ke DPRD.

    Terlebih, kata dia, Rabu (30/6) mendatang akan digelar pertemuan dengan OJK untuk menindaklanjuti dan membahas seputar proposal pengajuan tersebut.

    “Dengan kedatangan besok kita ingin (OJK) memberikan keleluasaan kepada bank Banten untuk berekspresi melakukan langkah-langkah mencari modal, karena kesulitan kita sekarang soal Likuiditas modal perlu kita cari,” tandasnya. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Jadi Tempat Esek-Esek, Pemkot Serang Bakal Sulap Kepandean

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kerap dijadikan tempat esek-esek, Pasar Kepandean direncanakan bakal di tata ulang atau dijadikan tempat terbuka hijau pada...

    Puluhan Sekolah di Kota Serang Dikategorikan Belum Ramah Anak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Puluhan sekolah SMP di Kota Serang masih di dikategorikan sebagai Sekolah Ramah Anak. Pasalnya, masih banyak syarat-syarat yang belum terpenuhi dari sekolah...

    FPUIB di Polisikan, Advokat: Ada Orang Yang Benci Islam

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Warga Kota Serang berinisial H didampingi kuasa hukum dari Banten Lawyers Club (BLC) melaporkan dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) pada acara Apel...

    Diduga Deklarasi Damai Langgar Prokes, FPUIB di Polisikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Warga Kota Serang berinisial H melaporkan dugaan pelanggaran protokol kesehatan (Prokes) pada acara Apel Akbar deklarasi damai yang digelar oleh Forum Persaudaraan...

    APBD Kota Serang Tahun 2021 Defisit 75 Miliar

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Serang tahun anggaran 2021 alami defisit sebesar Rp 75,5 miliar. Demikian hal tersebut di...
    - Advertisement -
    - Advertisement -