More

    Inspektorat Banten Panggil 80 Lembaga Penerima Beras CSR BJB

    Must Read

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Inspektorat Banten memanggil 80 Lembaga penerima bantuan beras CSR (Corporate Social Responsibility) BJB (Bank Jawa Barat) untuk dilakukan pemeriksaan lebih detail terkait distribusinya.

    “Ya sudah ditangani oleh Inspektorat karena pihak CSR nya meminta resmi untuk Pemeriksaan atau Audit ke Inspektorat, tinggal menguji petik, apakah bantuan yang diberikan tersebut sampai enggak kepada masyarakat, pendalaman uji petik namanya,” ucap Kepala Inspektorat Banten E Kusmayadi saat dikonfirmasi, Rabu (1/7/2020).

    Menurut Kusmayadi, uji petik merupakan tahapan lanjutan dari pemeriksaan yang sudah lebih dulu dilakukan berupa administrasi. Dalam dokumen yang diterima Inspektorat total ada 200 ton bantuan besar CSR BJB yang disalurkan. Sedangkan masing- masing lembaga penerima serta menyalurkan beras kepada sejumlah lembaga kemasyarakatan sifatnya variatif.

    “(Per dewan) ada yang menerima 3 ton, ada yang 2 ton, ada setengah ton tapi jumlahkan ditotalkan oleh kita ketemu 200 (ton). Sudah diuji, sudah dipanggil satu-satu mana berita acaranya,” katanya.

    Selanjutnya, ujar dia, Inspektorat akan melakukan uji secara faktual. Sementara untuk pemeriksaan diprediksi akan memakan waktu kurang lebih dua pekan dan hasilnya akan diungkap ke publik.

    “Nanti ditunggu, nanti dipublikasikan oleh gubernur pertengahan Juli,” ujarnya.

    Terpisah, Pelaksana Pendistirbusian Beras CSR BJB Eli Mulyadi mengaku menghormati proses yang sedang berlangsung. Baik itu pemeriksaan oleh Inspektorat maupun Kejati Banten. “Kita hormati proses hukum yang ada ya. Kita tunggu,” singkatnya.

    Untuk di ketahui, pemanggilan lembaga penerima beras tertuang dalam surat yang diterbitkan Inspektorat Provinsi Banten Nomor 005/560-Inspektorat/VI/2020 tertanggal 26 Juni 2020.

    Dalam suratnya Inspektorat meminta keterangan dalam rangka evaluasi dan monitoring distribusi beras yang bersumber dari CSR BJB yang dilaksanakan oleh Forum CSR Banten. Distribusi dilakukan melalui sejumlah lembaga yang selanjutnya disalurkan kepada masyarakat.

    Dalam lampiran surat, terdapat 80 lembaga yang dipanggil untuk diperiksa. Untuk jadwal kemarin, terdapat 18 lembaga yaitu PW Muhammadiyah, Matlaul Anwar, Alkhairiyah Cilegon, Fatayat NU Banten, Muslimat MU Banten, Dewan Masjid Indonesia Banten. Pondok Pesantren (Ponpes) Sabilal Muhtadin, Ponpes Global Al Jabar, Yayasan Abul Hasan, Himpunan Pengsuh Nahdliyin, Yayasan Pendidikan Banten, Yayasan Bina Bangsa Serang, Yayasan Sosial Bina Raksa Insan. Yayasan Dowa Al Islamiah Wanayasa Pontang, Yayasan Pesantren Modern Al Islam, Yayasan Assifa Amalindo Pratama, Yayasan Panti Asuhan Daarunnadwah, YPI Nurul Ikhsan Al Manaf.

    Sementara, untuk hari ini Rabu (1/7) Yayasan Yatim Piatu dan Sosial Al Muklisin, Yayasan Arrokhis, Yayasan Nurul Ikhsan, Yayasan Darussalam Bani Salam, Yayaasan Pelita Disabilitas Sejahtera, Yayasan Ponpes Putra-Putri Islam Ath-Thohariyah. Yayasan Bhakti Ku Bersama, Yayasan Pendidikan Alawaliah, Ponpes Saladfi Alya’qubiyyah, Yayasan Nahdah Ulum, Yayasan Ponpes Al farhan Cipanas, Yayasan Banten Lintas Media, Ponpes Albadar Dangdeur.

    Selanjutnya, Yayasan Miftahul Jannah, Yayasan Albagdadi, Yayasan Pendidikan dan pembangunan Umat Islam, YPI Al Baheera, YPP Riyadlul Jannah dan Yayasan Assambasiah. Yayasan Bani Rahmat Putra Mandiri, Persatuan Wartawan Indonesia Banten, HIPKA Banten, ABDSI Banten, Senopati, ICMI Banten, ICMI Kota Tangerang, LSM LP-KPK, DPP Perkumpula Seni Budaya Banten, DPD KNPI Banten. LSM Japati, Ormas Perank, LSM Merah Putih Perjuangan, Korps PII Wati, PW GP Ansor Banten. KAHMI Banten, Forum Pemuda Lintas Agama, Laskar Merah Putih Kabupaten Serang, Bravo 5 anten, Bakor Banten, APTBI Banten.

    Selanjutnya, Terakhir besok pada hari Kamis (2/7), Forum Komunikasi Desa Gelam Jaya, Perhimpuann Perempuan Lintas Profesi Indonesia, Barisan Depan Akhlakul Karimah Anak Pinggir Cisadane, Forum Komunikasi Rukun Warga Kelurahan Kuta Bumi.

    Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Desa Mekarsari, DPD LSM Penjara, Bakor Pembentukan Kabupaten CIlangkahan, FKPPI Banten, TKKDH Kota Serang, Pepabri Provinsi Banten, Ikatan Dosen Republik Indonesia. Laskar Merah Putih, Organisasi Bandan Keselamatan Pariwisata Pandeglang, Bandrong Pulo Ampel, Pergerakan Pembela Aspirasi Masyarakat Pandeglang dan KNPI. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Dianggap Rugikan Para Pekerja, F-PKS Banten Tolak Kebijakan Perpendek Libur Idul Fitri

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois menyatakan menolak kebijakan Menpan-RB Tjahjo Kumolo yang akan memperpendek...

    DPD KNPI Banten Ali Tak Kunjung Musda, Suparta: Organisasi Dijadikan Dagelan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tokoh Muda Banten Suparta Kurniawan menilai DPD KNPI Banten telah dijadikan dagelan organisasi oleh Ali Hanafiah. Dijelaskan Suparta, sejak digelarnya Musda DPD KNPI...

    F-Golkar DPRD Kota Serang Siap Sepakati Ruislag, Ini Syaratnya

    SERANG - Fraksi Golkar DPRD Kota Serang menyatakan siap mendukung ruislag antara Pemkot Serang dengan PT Bersama Kembang Kerep Sejahtera (BKKS). Hal tersebut langsung...

    Pengusaha Minta Perda PUK Dibatalkan, Ketua DPRD Kota Serang: Lawan, Miras Tidak Boleh Bebas Diperjual belikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi , menyatakan siap pasang badan untuk melakukan perlawanan terhadap para pengusaha yang mengajukan permohonan pembatalan (Judicial...

    Dianggap Extra Ordinary Craem, Akademisi UNMA Desak Polda Banten Usut Pengedar Rokok Ilegal di Lebak Selatan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Akademisi Fakultas Hukum Pascasarjana Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten Ipul Saepuloh, mendesak Kepolisian Daerah (Polda) Banten untuk mengusut tuntas peredaran rokok Ilegal...
    - Advertisement -
    - Advertisement -