More

    BNNP Banten Amankan 298 Kg Ganja Berkedok Alpukat

    Must Read

    Ini Kata WH Soal Pinjaman Rp 4,1 Triliun

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pemerintah Provinsi Banten melakukan peminjaman uang sebesar Rp 4,1 triliun kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) untuk...

    Minim Pasokan, Harga Cabai Rawit di Pasar Rau Semakin ‘Pedas’

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Harga cabai rawit merah di Pasar Induk Rau (PIR) terus mengalami kenaikan dan semakin 'pedas' bagi kantong...

    Apel Perdana di Masa Pendemi, Pemkot Hanya Libatkan Eselon II dan II

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Setelah berbulan-bulan tidak melakukan apel pagi karena merebaknya Covid-19 di Kota Serang, kini pemerintah Kota (Pemkot) Serang...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis ganja seberat 298 Kilogram yang akan di edarkan di wilayah Jakarta dan Banten.

    Untuk mengelabuhi petugas, para pelaku mengemas barang haram tersebut kedalam karung dan disamarkan dengan mobil buah alpukat dari Aceh menuju Banten.

    Berdasarkan kronologis pengungkapan, hal itu bermula adanya informasi dari masyarakat bahwa akan ada penyelundupan ganja. Kemudian BNNP melakukan penyelidikan di Pelabuhan Merak, dan pada Selasa (30/6/2020) sekitar jam 00.30 WIB di Jalan Merak melintas mobil truk warna putih datang dari arah pelabuhan Merak, dan petugas langsung memberhentikannya.

    “Saat petugas membawa mobil menuju Kantor Bea Cukai Merak dan melakukan penggeledahan menemukan 6 karung warna putih yang didalamnya terdapat ganja sebanyak 298 bungkus dengan berat 298 Kg. Selain itu petugas mendapatkan barang bukti lain yaitu 3 buah telepon genggam, 1 KTP dan 1 SIM B,” ucap Kepala BNNP Banten Tantan Sulistiyana usai menggelar Konferensi Pers di Kantor BNNP Banten, Kota Serang, Kamis (2/7/2020).

    Menurutnya, dua kurir yang berhasil diamankan masing-masing adalah GS (27) dan, MP (26) keduanya berasal dari Bandar Lampung. “Dari pengungkapan ini kita berhasil selamatkan 1,9 Juta orang generasi penerus bangsa,” ujarnya.

    Setelah penangkapan, sambung dia, petugas BNNP masih melakukan pendalaman guna pengembangan jaringan dari kedua tersangka. Sementara, atas kasus tersebut kedua tersangka dijerat pasal 114 ayat 2 atau pasal 111 ayat 2 JO Pasal 132 ayat 1 UU RI NO 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

    “Adapun ancamannya pemberatan, bisa hukuman penjara 20 tahun, seumur hidup bahkan hukuman mati,” tutupnya. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Pedoman Penyusunan APBD 2021, Pemda Diminta Tetap Fokus Penanganan Covid-19

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara resmi telah menerbitkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 64 Tahun 2020...

    Sidang Gugatan Pemindahan RKUD Banten Masuk Tahap Penyerahan Resume Perdamaian

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sidang Perdata gugatan dugaan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang dilakukan Gubernur Banten Wahidin Halim terkait Pemindahan RKUD Bank Banten ke Bank Jawa...

    Innalilahi, Tokoh Pendiri Banten Wafat di RS Siloam Karawaci

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Masyarakat Banten kembali kehilangan salah satu tokoh pejuang sekaligus pendiri Provinsi Banten yakni Muchtar Mandala tutup usia di Rumah Sakit (RS) Siloam...

    PPDB di Banten Dinilai Marak Titipan Siswa

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Banten bagi Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Kejuruan SMA/SMK tengah berlangsung. Namun dalam pelaksanaannya PPDB 2020...

    Duh! Ada Botol Miras di Halaman Gedung Dewan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pemandangan tidak etis nampak terlihat setelah ditemukan dua botol minuman keras (Miras) bekas berjenis anggur merah di sela-sela pohon sawit depan halaman...
    - Advertisement -
    - Advertisement -