More

    MUI Banten Larang Pemotongan Hewan Kurban Dalam Kondisi Pingsan

    Must Read

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Pandemi Covid-19 membuat proses pemotongan hewan kurban berbeda, karena harus dilakukan tanpa melibatkan orang banyak. Pasalnya, beberapa wacana muncul seperti metode stuning atau membuat pingsan hewan untuk pemotongan hewan kurban di area zona merah penyebaran corona di Banten.

    Namun, penyembelihan dengan sistem stuning di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) dinilai belum layak, lantaran membuat pingsan hewan tidak sesuai syariah.

    “Ya kalau dipinsankan takut mati nggak keburu disembelih, ya kalau sudah mati haram nggak bisa digunakan dagingnya, tidak dianjurkan itu,” ucap Ketua MUI Banten KH, AM Romly saat ditemui di Kantor MUI Banten, Curug, Kota Serang, Jum’at (3/7/2020).

    Dikatakan Romly, Untuk menghindari membuat pingsan hewan terlebih dahulu kurban supaya tidak mati sebaiknya di sembelih dalam kondisi normal dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

    “Ketika disembelih (darahnya) harus muncrat mengalir darahnya, daging (Kurban) didistrbusikan oleh panitia dengan kemasan yang baik dan higienis,” katanya.

    Sementara, Kepala Dinkes Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan, bahwa dalam proses pemotongan hewan kurban harus mematuhi protokol Covid-19. Untuk itu, dalam pemotongannya diwajibkan cuma ada pemotong dan sedikit panitia tanpa melibatkan kerumunan orang.

    “Tetap ada panitia, tapi harus terbatas biasanya pas distribusi orang ngantri di lapangan, itu (sekarang) sudah tidak boleh,” kata Ati

    “Daging (kurban) nya harus didistribusikan langsung ke rumahnya (door to door),” ujarnya. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    Dianggap Rugikan Para Pekerja, F-PKS Banten Tolak Kebijakan Perpendek Libur Idul Fitri

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois menyatakan menolak kebijakan Menpan-RB Tjahjo Kumolo yang akan memperpendek libur Idul Fitri. Diketahui, MenPAN-RB Tjahjo...

    DPD KNPI Banten Ali Tak Kunjung Musda, Suparta: Organisasi Dijadikan Dagelan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tokoh Muda Banten Suparta Kurniawan menilai DPD KNPI Banten telah dijadikan dagelan organisasi oleh Ali Hanafiah. Dijelaskan Suparta, sejak digelarnya Musda DPD KNPI...

    F-Golkar DPRD Kota Serang Siap Sepakati Ruislag, Ini Syaratnya

    SERANG - Fraksi Golkar DPRD Kota Serang menyatakan siap mendukung ruislag antara Pemkot Serang dengan PT Bersama Kembang Kerep Sejahtera (BKKS). Hal tersebut langsung...

    Pengusaha Minta Perda PUK Dibatalkan, Ketua DPRD Kota Serang: Lawan, Miras Tidak Boleh Bebas Diperjual belikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi , menyatakan siap pasang badan untuk melakukan perlawanan terhadap para pengusaha yang mengajukan permohonan pembatalan (Judicial...
    - Advertisement -
    - Advertisement -