More

    PKL Stadion MY ‘Kucing-kucingan’ Dengan Petugas Satpol-PP

    Must Read

    Dianggap Rugikan Para Pekerja, F-PKS Banten Tolak Kebijakan Perpendek Libur Idul Fitri

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois menyatakan menolak kebijakan Menpan-RB Tjahjo Kumolo yang akan memperpendek...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Demi mendapatkan pundi-pundi rupiah, Pedagang Kaki Lima (PKL) di Stadion Maulana Yusuf (MY), Ciceri, Kota Serang harus ‘kucing-kucingan’ dengan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP).

    Seperti yang dikatakan Khusnul salah seorang PKL di Stadion Maulana Yusuf bahwa dirinya harus kabur ketika para petugas Satpol PP datang ke lokasinya berjualan.

    “Kalo ada Satpol ya semuanya kabur tanpa kecuali,” kata Khusnul sambil melayani pembeli, Jum’at (3/7).

    “Hari ini saja saya gak tau mereka (Satpol-PP) datang atau tidak,” lanjut Khusnul.

    Ia mengaku mengetahui bahwa area yang ditempatinya untuk berdagang merupakan area bebas PKL, di samping itu ia juga mengetahui soal relokasi PKL ke Pasar Kepandean.

    “Ya tahu kalo disini gak boleh buat jualan, tapi mau gimana lagi namanya juga PKL, penghasilan saya juga gak tentu,” ungkapnya kepada pospublik.

    Ketika disinggung alasannya masih tetap memilih berjualan di Stadion, Khusnul menyampaikan bahwa jika pilihannya harus pindah ke Pasar Kepandean yang kini dikhususkan untuk PKL, maka jaraknya terlalu jauh.

    “Kalau harus ke Kepandean kan jauh kesananya, kebetulan saya orang sekitar sini (Stadion),” tuturnya.

    Sementara, PKL Stadion lainnya Yulia Fitria yang mulai kembali berjualan pasca pemerintah memberikan kelonggaran terhadap aktifitas masyarakat ini mengaku mengetahui soal larangan berjualan di Stadion, ia juga mengaku pasrah atas hal tersebut.

    “Ya mau gimana lagi? Sebenernya juga capek bolak-balik, pasrah saja paling. Satpol-PP menertibkan juga sudah jadi tugas mereka,” ujar Yulia.

    “Kita juga disini kan jualan, paling kalau ada petugas ya pindah, dorong sana dorong kesini, ya pindah dulu lah, yang penting mah bisa dagang walaupun sebentar-sebentar,” imbuhnya.

    Yulia berharap, Wali Kota Serang memperbolehkan kembali Stadion digunakan untuk berjualan. Karena bagaimanapun, menurutnya jika di tempat lain mengharuskannya mengontrak.

    “Disini jadi sumber pendapatan meski turun semenjak Covid, kalau ditempat lain harus ngontrak, sedangkan buat makan sehari-hari saja susah,” tandasnya.

    Sementara, diketahui bahwa semenjak Pemerintah Kota (Pemkot) Serang memberlakukan masa transisi New Normal di Ibukota Provinsi Banten ini, nampak sejumlah PKL mulai memadati kawasan Stadion Maulana Yusuf.

    Dari yang berjualan hanya menggunakan gerobak dagangnya hingga sekelompok pedagang yang mulai mendirikan tenda non-permanen.

    Berdasarkan hasil pantauan lapangan hari ini, tidak nampak satupun petugas Satpol PP berjaga dan melakukan patroli untuk menertibkan PKL. Kendati demikian, pada hari sebelumnya, nampak petugas menertibkan para PKL yang mulai memadati area stadion.

    Sebelumnya, pemerintah Kota Serang telah memutuskan bahwa kawasan Stadion Maulana Yusuf steril dari aktifitas para PKL. Sebagai gantinya, para PKL tersebut dibuatkan tempat untuk berjualan di sekitar kawasan Kepandean, Kota Serang.

    Namun, relokasi yang dilakukan hanya berjalan beberapa saat saja, banyak PKL yang justru malah meninggalkan lokasi yang telah disediakan oleh pemerintah dan memilih kembali berjualan di Stadion. (Jon)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Dianggap Rugikan Para Pekerja, F-PKS Banten Tolak Kebijakan Perpendek Libur Idul Fitri

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois menyatakan menolak kebijakan Menpan-RB Tjahjo Kumolo yang akan memperpendek...

    DPD KNPI Banten Ali Tak Kunjung Musda, Suparta: Organisasi Dijadikan Dagelan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tokoh Muda Banten Suparta Kurniawan menilai DPD KNPI Banten telah dijadikan dagelan organisasi oleh Ali Hanafiah. Dijelaskan Suparta, sejak digelarnya Musda DPD KNPI...

    F-Golkar DPRD Kota Serang Siap Sepakati Ruislag, Ini Syaratnya

    SERANG - Fraksi Golkar DPRD Kota Serang menyatakan siap mendukung ruislag antara Pemkot Serang dengan PT Bersama Kembang Kerep Sejahtera (BKKS). Hal tersebut langsung...

    Pengusaha Minta Perda PUK Dibatalkan, Ketua DPRD Kota Serang: Lawan, Miras Tidak Boleh Bebas Diperjual belikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi , menyatakan siap pasang badan untuk melakukan perlawanan terhadap para pengusaha yang mengajukan permohonan pembatalan (Judicial...

    Dianggap Extra Ordinary Craem, Akademisi UNMA Desak Polda Banten Usut Pengedar Rokok Ilegal di Lebak Selatan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Akademisi Fakultas Hukum Pascasarjana Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten Ipul Saepuloh, mendesak Kepolisian Daerah (Polda) Banten untuk mengusut tuntas peredaran rokok Ilegal...
    - Advertisement -
    - Advertisement -