More

    Dongkrak PAD, Pemprov Banten Diminta Promosikan Sektor Wisata

    Must Read

    IMM Sebut Anggaran Perjalanan Anggota Dewan Habiskan Rp44 Miliar Ditengah Pandemi

    PANDEGLANG/POSPUBLIK.CO - Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Pandeglang menyayangkan penggunaan anggaran perjalanan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah...

    Jadi Tempat Esek-Esek, Pemkot Serang Bakal Sulap Kepandean

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kerap dijadikan tempat esek-esek, Pasar Kepandean direncanakan bakal di tata ulang atau dijadikan tempat terbuka hijau pada...

    Puluhan Sekolah di Kota Serang Dikategorikan Belum Ramah Anak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Puluhan sekolah SMP di Kota Serang masih di dikategorikan sebagai Sekolah Ramah Anak. Pasalnya, masih banyak syarat-syarat...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Pandemi Covid-19 berdampak pada berbagai aspek termasuk sektor pariwisata di Banten, karena pemerintah menutup semua akses wisata guna meminimalisir penyebaran virus berbahaya itu.

    Namun, Seiring dengan dibukanya Fase ‘New Normal’ serta dicabutnya maklumat Kapolri tentang larangan berkerumunan, kini kondisi wisata mulai membaik.

    “Wisata di kita sudah mulai membaik, tapi tidak ada pengunjung yang nginep. Tingkat hunian hotel sekitar 20 persen, dan sekarang sudah mulai meningkat menjadi 30 sampai 40 persen,” ucap Kepala BPS Banten Adhi Wiriyana saat ditemui di Pendopo Gubernur Banten, Curug, KP3B, Kota Serang, Senin (6/7/2020).

    Menurut Adhi, Pemprov Banten harus terlibat aktif dalam mempromosikan wisata agar proses pemulihan ekonomi berjalan dengan cepat. Sebab, jika pemprov tidak turun tangan maka kondisi pengusaha akan tetap stagnan bahkan semakin sulit.

    “Pemprov harus mulai mempromosikan kembali sektor wisata. Jadi, lebih baik dibuka dengan tetap menjalankan protokol kesehatan,” katanya.

    Adhi pun berharap, dengan adanya peningkatan hunian hotel dan pulihnya sektor wisata dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Banten.

    “Mudahan-mudahan pajak hotel juga menjadi bagus sehingga PAD meningkat, karena sekarang PAD masih tertekan,” tandasnya. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Harga Gabah Petani di Banten Alami Penurunan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Badan Pusat Statistik (BPS) Banten mencatat rata-rata harga gabah di tingkat petani pada November 2020 mengalami penurunan. Penurunan...

    Waduh! Kapolsek Walantaka Dicopot Pasca Kerumunan pada Pertandingan Sepak Bola

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pasca adanya kerumunan pada pertandingan sepak bola di Kecamatan Walantaka pada Rabu (3/12) lalu, Kapolsek Walantaka AKP Kasmuri, di copot jabatannya dan...

    Pasca Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Kota Serang Terendam Banjir

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Setelah diguyur hujan deras semalaman, beberapa wilayah di Kota Serang terendam banjir, seperti di Komplek Citra Gading, Kampung Munjul Jaya, Kelurahan Karundang dan...

    Kota Serang Dikepung Banjir, Warga Diminta Waspada Banjir Susulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kota Serang kembali dikepung banjir setelah diguyur hujan sejak Rabu malam hingga kamis (3/12) pagi. Beberapa titik yang jadi langganan banjir diantaranya komplek...

    Banten Dinilai Darurat Kekerasan Perempuan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Hari Internasional Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan kerap diperingati setiap tanggal 25 November, namun kali ini berbeda lantaran dihadapkan dengan situasi pandemi corona,...
    - Advertisement -
    - Advertisement -